China Ajak Negara Lain Kembangkan Industri Big Data

Presiden China Xi Jinping mengajak negara lain memperkuat kerja sama dan pertukaran pengembangan industri big data yang berkembang dengan pesat.
Samdysara Saragih | 26 Mei 2018 16:47 WIB
Presiden China Xi Jinping - Reuters

Bisnis.com, BEIJING – Presiden China Xi Jinping mengajak negara lain memperkuat kerja sama dan pertukaran pengembangan industri big data yang berkembang dengan pesat.

Menurut Xi, saat ini tengah berlangsung pembangunan teknologi informasi generasi baru seperti internet, big data, dan kecerdasan buatan.

Tren tersebut membawa pengaruh signifikan bagi pembangunan sosial dan ekonomi, tata kelola pemerintahan, manajemen sosial, serta kehidupan masyarakat di semua negara.

Karena itu, menurut Xi, semua negara perlu meningkatkan kerjasama untuk menangkap peluang industri big data, mempromosikan pembangunan yang sehat, dan mengatasi tantangan seperti keamanan serta tata kelola ruang siber.

“China sangat mementingkan pengembangan big data,” katanya sebagaimana dikutip dari Xinhuanet, Sabtu (26/5/2018).

Xi mengatakan China memiliki visi pembangunan inovatif, terarah, hijau, dan terbuka bagi semua.

Dalam rangka itu, China mengimplementasikan strategi big data nasional yang bertumpu pada pembangunan kekuatan negeri dalam ruang siber sembari tetap memelihara masyarakat cerdas dan digital China.

“Ini akan membantu transisi ekonomi negeri ini dari pembangunan berbasis pertumbuhan kecepatan tinggi ke pembangunan berkualitas tinggi,” ujarnya.

Xi mengatakan hal tersebut dalam sambutan untuk China International Big Data Industry Expo 2018 di Guiyang, Provinsi Guizhou, Sabtu hari ini.

Dia berharap peserta ekspo dapat tukar-menukar pandangan mempromosikan pengembangan inovasi industri big data.

Tag : big data, china
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top