Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menkeu Sri Mulyani Beri Wejangan Khusus Buat Santri Gontor

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan para santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengenai pentingnya nilai tambah dalam meningkatkan kehidupan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan saat konferensi pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) triwulan pertama 2018, di Jakarta, Senin (16/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan saat konferensi pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) triwulan pertama 2018, di Jakarta, Senin (16/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, PONOROGO -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan para santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengenai pentingnya nilai tambah dalam meningkatkan kehidupan.

"Misalnya, ada anak Thailand jadi santri di sini. Sebelumnya tidak bisa bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Setelah belajar di sini, dia selain belajar agama juga bisa bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam ilmu ekonomi itu namanya nilai tambah," katanya, saat memberikan kuliah umum di depan pengasuh dan santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Jumat malam (25/5).

Setiap hidup manusia, menurut dia, harus berbuat kebaikan, karena kalau tidak berbuat kebaikan, maka manusia akan merugi. "Jadi, yang dimaksud nilai tambah itu bukan berarti membangun sesuatu, menciptakan sesuatu dan dijual. Tapi, nilai tambah itu menciptakan sesuatu karakter diri untuk menjadi manusia yang lebih baik," ujarnya.

Kalau dalam konteks mengurus negara, dikemukakannya, maka berarti negara harus mampu menciptakan sesuatu agar seluruh rakyatnya memiliki kesempatan yang sama untuk maju menjadi manusia lebih baik.

"Sehingga, rakyat Indonesia yang lebih dari 257 juta jiwa ini, mereka memiliki kesempatan sama untuk maju menjadi manusia yang lebih baik, produktif, inovatif, menjadi manusia bertakwa, cinta tanah air, cinta sesama, dan tidak hanya mengurus dirinya sendiri," ujarnya.

Untuk mencapai hal tersebut, dinyatakannya, maka para santri Gontor harus berusaha. Dia juga mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia, seperti negara-negara lain di dunia ingin menciptakan pemerataan dan kesejahteraan yang berkeadilan.

"Di dalam ikhtiar, seluruh negara di dunia memiliki pengalaman. Ada yang sukses, setengah sukses dan ada pula yang gagal. Ada yang gagal kemudian mencoba lagi dan sukses. Ada pula yang gagal, mencoba lagi dan gagal lagi," demikian Sri Mulyani Indrawati.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Fajar Sidik
Sumber : antaranews

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper