Dukung Polri Perangi Terorisme, Ini Kehebatan Sat Gultor, Denjaka, dan Denbravo

Jika tak ada aral yang tiba-tiba melintang, sejumlah pasukan elit di Tanah Air akan mendukung Polri memerangi aksi terorisme di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi, Saeno | 24 Mei 2018 17:32 WIB
Densus 88: akan mendapat bantuan dari satuan elit nasional.

Bisnis.com, JAKARTA - Jika tak ada aral yang tiba-tiba melintang, sejumlah pasukan elit di Tanah Air akan mendukung Polri memerangi aksi terorisme di Indonesia.

Seperti diketahui, hari ini Panglima TNI bersama sejumlah petinggi TNI melakukan rapat dengan DPR membahas soal Komando Operasi Khusus Gabungan. Bahkan menurut Wakil Ketua Komisi I DPR dari Partai Golkar, Satya Widya Yudha, rapat kerja antara Komisi I DPR bersama TNI dan BSSN hari ini lebih dari sekadar membahas pembentukan Koopsussgab.

Menurut Satya, pembahasan pembentukan Koopsussgab itu bukan hanya soal pengaktifan kembali, melainkan lebih dalam seperti dari sisi operasional, siapa saja yang tergabung dan siapa leader di Koopsussgab tersebut.

Bila semua berlangsung lancar, maka tiga satuan elit yakni Denjaka, Satbravo-90 atau dikenal sebagai Denbravo, serta Sat 81 yang dulu dikenal sebagai Satgultor akan menambah kuat barisan melawan aksi terorisme.

Isyarat bergabungnya tiga satuan elit itu disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Setya Wasisto kepada Bisnis, Kamis (24/5/2018). "Jadi yang saya dengar, Koopsussgab tersebut adalah gabungan antara Satgultor Den 81, Denjaka, dan Denbravo. Ini masih dirumuskan SOP-nya," tutur Setyo kepada Bisnis, Kamis (24/5/2018).

Berikut informasi singkat tentang satuan elit dimaksud, dikutip dari Wikipedia.

Denjaka 

Denjaka atau Detasemen Jala Mangkara adalah satuan gabungan antara personel Komando Pasukan Katak dan Batalyon Intai Amfibi Korps Marinir TNI-AL. Anggota Denjaka dididik di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan dan harus menyelesaikan suatu pendidikan yang disebut PTAL (Penanggulangan Teror Aspek Laut).

Satuan Bravo 90

Satuan Bravo 90 disingkat Satbravo-90 sebelumnya bernama Denbravo 90. Ini adalah satuan pelaksana operasi khusus Korps Pasukan Khas yang berkedudukan langsung di bawah Dankorpaskhas. Satuan Bravo 90 Paskhas bertugas melaksanakan operasi intelijen, melumpuhkan alutsista/instalasi musuh dalam mendukung operasi udara dan penindakan teror bajak udara serta operasi lain sesuai kebijakan Panglima TNI.

Satuan khusus ini dibentuk secara terbatas di lingkungan Korps Pasukan Khas TNI-AU pada 1990, Bravo berarti yang terbaik. Konsep pembentukannya merujuk kepada pemikiran Jenderal Guilio Douchet: Lebih mudah dan lebih efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsista-nya di darat daripada harus bertempur di udara.

Satuan Bravo 90 memiliki Motto: Catya Wihikan Awacyama Kapala artinya Setia, Terampil, Berhasil

Satuan 81/Sat Gultor

Satuan 81 atau dulu lebih dikenal sebagai Sat-81/Gultor adalah satuan di Kopassus yang setingkat dengan Grup dan beranggotakan Prajurit terbaik dari seluruh Prajurit TNI, bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Kekuatan satuan ini tidak dipublikasikan secara umum, semua dirahasiakan

Mengantisipasi maraknya tindakan pembajakan pesawat terbang era tahun 1970/80-an, Kepala Badan Intelijen Strategis(BAIS) ABRI Letjen TNI LB Moerdani menetapkan lahirnya sebuah kesatuan baru setingkat detasemen di lingkungan Kopassandha. Pada 30 Juni 1982, muncullah Detasemen 81 (Den-81) Kopassandha dengan komandan pertama Mayor Inf. Luhut Binsar Panjaitan dengan wakil Kapten Inf. Prabowo Subianto.

Tidak seperti satuan lain yang selalu mengekspos kegiatan mereka, visi dan misi Satuan-81 adalah untuk "tidak diketahui, tidak terdengar dan tidak terlihat" 

Sebelum Koopsussgan ramai diperbincangkan, satuan-satuan elit ini menyumbangkan personelnya untuk memperkuat Pusat Pengendalian Krisis ("Pusdalsis") BNPT. 

Sat Bravo 90 ini tergabung dalam Pusdalsis BNPT bersama Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror) dari TNI-AD, Denjaka dari TNI-AL, dan Resimen I Gegana Korps Brimob dari POLRI.

Pusdalsis yang terdiri dari gabungan satuan-satuan elit TNI-POLRI ini ditugaskan sebagai pasukan penanganan teror untuk dikirim bila terjadi aktivitas terrorisme seperti Pembajakan pesawat.

Sumber : wikipedia

Tag : bom, terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top