Empat Penyerang Mapolda Riau Ditembak Mati, Satu Ditangkap

Polisi berhasil mengatasi penyerangan ke Mapolda Riau. Empat pelaku ditembak mati di lokasi kejadian, sementara satu pelaku lainnya yang sempat melarikan diri telah ditangkap dan diamankan di Polresta Pekanbaru.
Arif Gunawan, Sholahuddin Al Ayyubi | 16 Mei 2018 11:25 WIB
Petugas berjaga di Mapolda Riau, tampak di belakang mobil Avanza yang digunakan pelaku penyerangan. - Bisnis/Arif Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi berhasil mengatasi penyerangan ke Mapolda Riau. Empat pelaku ditembak mati di lokasi kejadian, sementara satu pelaku lainnya yang sempat melarikan diri telah ditangkap dan diamankan di Polresta Pekanbaru.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam keterangan pers, Rabu (16/5/2018), pelaku menggunakan mobil Avanza bernomor BM 1192 FQ.

Setyo menurutkan, kendaraan yang dilakukan penyerang sempat dihalang-halangi anggota Polda Riau. Dari mobil itu juga disebutkan 4 orang turun dan menyerang anggota Kepolisian menggunakan samurai.

Akibat serangan itu menurut Setyo, dua anggota Polri mengalami luka.

 Penjagaan di sekitar Mapolda Riau/Bisnis-Arif Gunawan

Adapun sekelompk orang tak dikenal (OTK) tersebut dilumpuhkan dengan penembakan dan akhirnya 4 orang tewas.

Sementara itu, satu orang lainnya sempat mencoba melarikan diri dengan menggunakan mobil dan sempat menabrak anggota Polri yang sedang bertugas juga menabrak satu jurnalis TVOne bernama Rian Rahman yang sedang bertugas.

Menurut Setyo, mobil pelaku penyerangan sudah diamankan. "Avanza tersebut sudah diamankan dan disterilisasi karena diduga ada barang-barang mencurigakan, yang melarikan diri sudah dapart ditangkap dan diamankan di Polresta Pekanbaru," ujar Setyo.

Ia juga menyebutkan beberapa barang yang diamankan oleh aparat Kepolisian, yaitu kendaraan bermotor, 5 sebo (penutup wajah), sepatu 3 pasang, serta 3 bilah samurai.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto menyebutkan ada satu anggota Kepolisian yang meninggal dunia. Aparat yang meninggal bernama Ipda Auzar. Korban sempat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, Pekanbaru.

Sementara itu, laporan di lapangan, Satbrimobda Polda Riau dengan petugas jihandak menyisir lokasi sekitar Mapolda Riau. Polisi juga menurunkan anjing pelacak untuk mengantisipasi adanya bahan peledak di sekitar lokasi.

Sterilisasi dilakukan aparat termasuk larangan kepada masyarakat untuk mendekati lokasi. Aparat juga melakukan penyisiran untuk mengejar pelaku penyerangan yang melarikan diri. Diperkirakan pelaku yang melarikan diri satu orang.

Berdasar informasi di lapangan, empat pelaku tewas ditembak. Aksi penyerangan itu juga menyebabkan satu polisi meninggal dunia, satu petugas lainnya mengalami luka.

Penyerangan itu juga menyebabkan dua wartawan terluka. Mereka sedianya mengikuti konferensi pers soal pengungkapan kasus narkoba di Mapolda Riau.

Sebelumnya diberitakan petugas di Mapolda Riau menembak mati satu orang tidak dikenal (OTK) yang berencana melakukan penyerangan terhadap anggota Polri. Pelaku menggunakan senjata tajam saat berupaya menyerang aparat yang tengah bertugas pada 16 Mei 2019 pukul 09.10 WIB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal membenarkan telah terjadi insiden itu dan 1 orang pelaku telah ditembak mati.

Dia mengatakan Kepolisian setempat kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan motif OTK tersebut melakukan penyerangan.

"Iya memang benar. Satu orang terduga teroris telah tertembak. Insiden ini masih ditangani," tutur Iqbal, Rabu (16/5/2018).

Menurut Iqbal, pelaku yang berjumlah 2 orang menggunakan sebuah mobil untuk melakukan penyerangan.

Dia menjelaskan ketika mobil tersebut akan diperiksa petugas yang berjaga, mendadak mobil itu menabrak pintu gerbang dan salah satu OTK turun membawa senjata tajam untuk menyerang petugas.

"Sampai saat ini kami masih menyelidiki kasus ini, tunggu saja ya," kata Iqbal.

Tag : bom, terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top