Menikmati Jazz Bersama Dwiki Dharmawan, Nguyen Le & Beledo di Makara Art Center UI

Kolaborasi apik musisi lokal dan internasional sukses menghibur para penonton di Makara Art Center Universitas Indonesia melalui alunan musik Jazz pada Sabtu (12/5/2018) malam.
Maftuh Ihsan | 13 Mei 2018 21:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kolaborasi apik musisi lokal dan internasional sukses menghibur para penonton di Makara Art Center Universitas Indonesia melalui alunan musik Jazz pada Sabtu (12/5/2018) malam.

Dalam konser bertajuk Multicultural Jazz Concert ini, Dwiki Dharmawan, Nguyen Le, dan Jose Pedro Beledo membawakan sejumlah lagu yang memadukan unsur modern dan tradisional.

Aksi panggung di Makara Art Center UI ini dibuka dengan lagu berjudul Hen Ho yang diciptakan oleh Nguyen Le. Lagu tersebut dibawakan oleh Nguyen Le bersama dengan Dwiki dan musisi asal Bandung Dede Yanto.

Setelah lagu pembuka tersebut, Beledo, Rudi Zulkarnaen, dan Budhy Haryono muncul ke atas panggung untuk mendampingi ketiga musisi lain. Tim ini pun sukses membius penonton dengan lagu Wild Shore.

Suasana makin meriah dengan lagu Samarkand yang merupakan salah satu lagu dalam album terbaru Dwiki Darmawan bertajuk Rumah Batu.

“Album ini akan dirilis pada tahun ini. Samarkand terinspirasi dari kunjungan saya ke Samarkand di Uzbekistan di mana merupakan lokasi makam Imam Bukhari,” papar Dwiki di sela-sela konser tersebut, Sabtu (12/5/2018) malam.

Makara Art Center merupakan gedung pusat kesenian di Universitas Indonesia. Sebelum konser jazz ini, Teater Mandiri telah mementaskan pertunjukan bertajuk “JPRUTT” karya Putu Wijaya pada awal bulan ini.

Pementasan itu didukung oleh Niniek L. Karim, Jose Rizal Manua, Cobina Gillit, Bambang Simantoro, Ulil Elnama, Ari Sumitro, Rukoyah, Lela Lubis, Ramdhan, dan Penny Muhaji.

I. Yudhi Soenarto, Director Makara Art Center, menjelaskan gedung kesenian ini berfungsi sebagai tempat pagelaran seni dan budaya dari sivitas akademika UI.

Pembukaan gedung ini telah dilakukan melalui acara prapeluncuran Gedung Makara Art Centrum pada Agustus 2017 dan dimeriahkan oleh grup orkestra kenamaan asal Spanyol, Siero Chamber Orchestra (OCAS).

OCAS semula hadir ke Indonesia dengan membawa proyek bernama Vinculos. Grup yang pernah menjadi nominasi Grammy Awards 2007 untuk kategori musik orkestra ini berencana mengunjungi sejumlah tempat di Indonesia, seperti Danau Toba di Sumatra Utara dan Kepulauan Seribu di DKI Jakarta.

Proyek Vinculos bertujuan untuk mempromosikan integrasi sosial dan budaya melalui musik. Adapun, Indonesia merupakan negara di Asia Tenggara pertama yang mendapat kunjungan dari grup ini.

Tag : universitas indonesia
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top