Kepala SMK Berprestasi Punya Kesempatan Studi ke Berbagai Negara

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengimbau agar para kepala sekolah mendorong branding sekolah menengah kejuruan (SMK) masing-masing.
Dika Irawan | 25 April 2018 18:07 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi - Antara/Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengimbau agar para kepala sekolah mendorong branding sekolah menengah kejuruan (SMK) masing-masing.

Menurut Mendikbud, seorang kepala sekolah harus mampu menemukan dan mendorong keunggulan komparatif sekolahnya. Menurutnya jangan sampai ada SMK yang berdekatan tetapi sama.

"Studi banding itu jangan cuma meniru. Harus bisa membuat yang lebih baik, yang belum ada," kata Muhadjir dalam keterangan tertulis pada Rabu (25/4/2018).

Mendatang, kata Mendikbud, kepala sekolah yang berprestasi akan diberikan kesempatan untuk menempuh studi non gelar ke berbagai negara melalui mekanisme pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Sudah ada lampu hijau dari Bapak Presiden agar LPDP dapat digunakan untuk pengembangan kompetensi guru dan kepala sekolah non-gelar," ungkapnya.

Muhadjir juga menyinggung saat ini untuk memenuhi kebutuhan guru kejuruan yang produktif, Kemendikbud mendorong program keahlian ganda dan program magang guru kejuruan baik di dalam maupun luar negeri.

"Ke depan SMK dibolehkan mengangkat praktisi senior yang ahli (senior expert) untuk mengajar atau membimbing praktik. Keterampilan didaktik metodik, pedagogik, dapat diberikan di P4TK," kata Mendikbud.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pendidikan, smk

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top