Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Dilanda Serangkaian Gempa, Warga Diminta Waspada

Pemerintah Jepang memberikan peringatan kepada warga untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa yang lebih besar setelah serangkaian gempa di kedalaman yang dangkal terjadi pada awal pekan ini.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 09 April 2018  |  08:55 WIB
Jepang Dilanda Serangkaian Gempa, Warga Diminta Waspada
Gerbang Kuil Karita di Ohda, Prefektur Shimane, Jepang rusak setelah terjadi gempa, Senin (9/4). - Kyodo via Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Jepang memberikan peringatan kepada warga untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa yang lebih besar setelah serangkaian gempa di kedalaman yang dangkal terjadi pada awal pekan ini.

Negeri Sakura dilanda serangkaian gempa pada Senin (9/4/2018). Dilansir dari Reuters, gempa berkekuatan 5,8 dan terjadi di kedalaman 10 kilometer (km) tercatat oleh Japan Meteorological Agency (JMA).

Gempa tersebut cukup terasa di Prefektur Shimane yang terletak di pesisir Laut Jepang. Gempa di skala kekuatan tersebut mampu mengakibatkan rubuhnya dinding, membuat retak di tanah, dan memicu longsor.

Pejabat JMA menyampaikan kawasan tersebut bisa mengalami gempa dengan kekuatan yang lebih besar dalam sepekan ke depan, terutama dalam 2-3 hari mendatang.

Adapun United States Geological Service Survey (USGS) menyebut gempa awal berkekuatan 5,6 dengan kedalaman 7 km.

Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa yang tercatat akibat gempa tersebut.

Jepang memang dikenal sebagai negara yang rentan mengalami bencana alam seperti gempa, tsunami, dan gunung meletus. Lokasinya yang berada di kawasan Ring of Fire alias Cincin Api.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top