Kasus Penggelapan, Polisi Jemput Pelapor Artis Lyra Virna

Petugas Polda Metro Jaya menjemput pemilik "Ada Tours and Travel" Lasty Annisa yang juga melaporkan artis Lyra Virna guna dimintai keterangan terkait dugaan tindak penipuan dan penggelapan.
Newswire | 28 Maret 2018 11:10 WIB
Lyra Virna - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA - Petugas Polda Metro Jaya menjemput pemilik "Ada Tours and Travel" Lasty Annisa yang juga melaporkan artis Lyra Virna guna dimintai keterangan terkait dugaan tindak penipuan dan penggelapan.

"Kami bawa yang bersangkutan (Lasty) karena kita lakukan pemanggilan tapi tidak datang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Rabu (28/3/2018).

Argo mengatakan petugas menerbitkan surat perintah membawa Lasty karena tidak memenuhi dua kali pemanggilan.

Lantaran mangkir, petugas Polda Metro Jaya menjemput Lasty di rumahnya kawasan Bekasi Jawa Barat pada Selasa (27/3/2018).

Sebelumnya, pengacara Lyra Virna, Razman Nasution menyatakan penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka terhadap Lasty terkait dugaan penipuan dan penggelapan.

Diungkapkan Razman bahwa penyidik kepolisian menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka kepada pengusaha travel itu.

Sedangkan, pemilik ADA Tour Lasty Annisa mengadukan Lyra berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/2424/V/2017/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 19 Mei 2017.

Lyra ditetapkan tersangka lantaran dituduh melanggar Pasal 27 (3) juncto Pasal 45 (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Traksaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Lasty melaporkan Lyra yang menyampaikan keluhan melalui media sosial terhadap pelayanan biro perjalanan haji dan uang ongkos naik haji yang telah dibatalkan belum dikembalikan secara keseluruhan.

Sumber : Antara

Tag : umrah, penggelapan
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top