Menyerah di Asia Tenggara, Uber Incar India

Setelah menyerah di wilayah Asia Tenggara, ternyata Uber tetap ingin tumbuh di negara Asia lainnya.
Dwi Nicken Tari | 09 Maret 2018 23:35 WIB
Ilustrasi - Reuters/Kai Pfaffenbach

Kabar24.com, JAKARTA—Uber Technologies Inc. mengumumkan seorang kapten kriket India sebagai duta merk dagangnya di Negeri Bollywood.

Setelah menyerah di wilayah Asia Tenggara, ternyata Uber tetap ingin tumbuh di negara Asia lainnya. Langkah yang diambil Uber adalah dengan menggaet Virat Kohli, salah seorang bintang olahraga termahal di dunia, sebagai duta merk dagangnya.

“Ini akan menjadi salah satu inisiasi kami di wilayah Asia-Pasifik,” tulis Uber dalam pemberitahuannya, dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/3/2018).

Uber akan berhadapan dengan kompetitor lokal, Ola, yang berbasis di Bangalore. Seperti diketahui, Ola merupakan anak usaha ANI Technologies Pvt yang juga menerima dukungan dari SoftBank Group Corp.

Saat ini, Uber telah melebarkan sayapnya ke 31 kota sementara Ola sudah berkuasa di lebih dari 100 kota di India.

SoftBank yang menginvestasikan dana sejumlah US$9 miliar untuk Uber mengatakan bahwa mereka ingin Uber fokus untuk pangsa pasar di Amerika Serikat dan Eropa.

Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan yang disampaikan Direktur Utama Uber Dara Khosrowshahi saat kunjungannya ke Asia bulan lalu.

Khosrowshahi mengungkapkan bahwa perusahaan layanan transportasi daringnya itu akan tetap bertahan di region Asia ini.

Di sisi lain, Grab yang juga didukung SoftBank, sudah mendekati tahap finalisasi untuk mengakusisi bisnis Uber di kawasan Asia Tenggara. Grab adalah perusahaan layanan transportasi daring yang mendominasi Asia Tenggara,

Menurut sumber yang mengikuti prosesnya, mereka mungkin akan menandatangani kesepakan dalam pekan ini atau pekan depan.

Berdasarkan laporan yang diterima Bloomberg bulan lalu, Uber dan Ola juga telah memulai pembicaraan tentang kesepakatan. Meskipun begitu, merger di India mungkin akan mendapat pertentangan dari regulator negara Bollywood. Pasalnya, merger tersebut akan membuat berkurangnya kompetitor dalam bisnis transportasi tersebut.

Dalam langkah yang diambil Uber kali ini, Kohli diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Uber karena pemain kriket berusia 29 tahun itu sangat terkenal di India. Masyarakat yang beragam di India bahkan memandang pemain kriket bak Dewa.

Berdasarkan data valuasi global Duff&Phelps pada Desember tahun lalu, Kohli tercatat sebagai selebriti termahal di India dengan nilai brand sebesar US$144 juta.

Dalam beberapa menit tulisan Kohli di Twitter, yang mengatakan bahwa dia tidak sabar dengan kesuksesan babak baru Uber di India, telah menerima respons positif ribuan kali dari pengikutnya yang mencapai 23,5 juta akun.

“[Kemitraan ini] akan memperlihatkan komitmen perusahaan untuk melayani India hingga tahun-tahun yang akan datang,” kata Uber.

Sumber : Bloomberg

Tag : jasa angkutan online
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top