Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oprah Winfrey Lepas Sebagian Saham Weight Watchers International

Oprah Winfrey menjual sebagian kepemilikan saham di Weight Watchers International Inc. sebagai bagian dari diversifikasi portofolio dan menyumbangkan beberapa saham ke yayasannya yang terlibat dalam filantropi.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  16:01 WIB
Oprah Winfrey Lepas Sebagian Saham Weight Watchers International
Oprah Winfrey berpidato usai menerima penghargaan Cecil B. Demille di Beverly Hills, California, U.S. 7 Januari 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Oprah Winfrey menjual sebagian kepemilikan saham di Weight Watchers International Inc. sebagai bagian dari diversifikasi portofolio dan menyumbangkan beberapa saham ke yayasannya yang terlibat dalam filantropi.

Meskipun melepas sahamnya, konglomerat media ini masih menjadi pemegang saham penting dari perusahaan penurun berat badan yang berbasis di New York ini. Dia juga tidak berencana melepas saham tambahan tahun ini.

Selain itu, Oprah juga menjabat sebagai anggota dewan direksi, penasihat, serta brand ambassador, menurut pernyataan yang disiarkan PR Newswire pada Selasa (6/3/2018), seperti dikutip Bloomberg.

"Saya sangat berkomitmen terhadap Weight Watcher dan terus melihat masa depan yang cerah bagi perusahaan," kata Winfrey dalam pernyataannya, tanpa mengungkapkan nilai saham yang dia lepas.

Saham Weight Watchers, yang naik ke level tertinggi enam tahun terakhir di bulan Februari, turun sekitar 22% dan ditutup pada level US$58,42 per lembar saham pada hari Selasa di New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oprah winfrey
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top