Tahukah Berapa Jumlah Warisan Budaya Tak Benda Milik Indonesia?

Tahukan Anda berapa banyak warisan budaya tak benda Indonesia hingga saat ini? Sebagai negara kepulauan, sudah bisa dipastikan Indonesia memiliki beragam budaya.
Kurniawan A. Wicaksono | 26 Februari 2018 08:34 WIB
Ilustrasi - Tarian Jaran Kepang - kebudayaanindonesia.net

Bisnis.com, JAKARTA – Tahukan Anda berapa banyak warisan budaya tak benda Indonesia hingga saat ini? Sebagai negara kepulauan, sudah bisa dipastikan Indonesia memiliki beragam budaya. Namun, belum tentu semuanya sudah ditetapkan oleh pemerintah masuk kelompok warisan budaya tak benda Tanah Air ini.

Setidaknya, menurut tim ahli warisan budaya tak benda, ada 15 kriteria yang digunakan sebagai acuan dalam menetapkan suatu karya budaya menjadi WBTB. Adapun 15 kriteria tersebut adalah karya budaya harus merupakan identitas budaya dari satu atau lebih komunitas budaya; memiliki nilai-nilai budaya yang dapat meningkatkan kesadaran akan jati diri dan persatuan bangsa.

Selain itu, karya budaya harus memiliki kekhasan/keunikan/langka dari suatu suku bangsa yang memperkuat jati diri bangsa Indonesia dan merupakan bagian dari komunitas; merupakan living tradition dan memory collective yang berkaitan dengan pelestarian alam, lingkungan, dan berguna bagi manusia dan kehidupan; dapat memberikan dampak sosial ekonomi, dan budaya (multiplier effect); mendesak untuk dilestarikan (unsur/karya budaya dan pelaku) karena peristwa alam, krisis sosial, krisis politik dan ekonomi.

Kriteria selanjutnya, menjadi sarana untuk pembangunan yang berkelanjutan dan menjadi penjamin untuk sustainable development; keberadaannya terancam punah; diprioritaskan di wilayah perbatasan dengan negara lain; rentan terhadap klaim budaya tak benda oleh negara lain; sudah diwariskan dari lebih dari satu generasi; dimiliki seluas komunitas tertentu.

Juga, tidak bertentangan dengan HAM dan konvensi-konvensi yang ada di dunia dan peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia; mendukung keberagaman budaya dan lingkungan alam; dan berkaitan dengan konteks.

Dengan menilik laporan Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sejak 2009 hingga 2017, setidaknya ada 7.241 karya budaya yang tercatat dan ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.

Jika menilik tren, setidaknya sejak 2013, pencatatan karya budaya terus mengalami kenaikan. Pada 2013, ada penetapan 77 karya budaya. Sementara itu pada 2014 dan 2015, ada sekitar 96 dan 121 karya budaya yang ditetapkan pemerintah sebagai warisan budaya Indonesia.

Selanjutnya, pada 2016 dan 2017, pemerintah menetapkan masing-masing 150 karya budaya. Penetapan ini dilaksanakan untuk melindungi dan melestarikan budaya tak benda yang di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kegiatan penetapan ini harus melibatkan semua pihak seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, setiap orang, dan masyarakat hukum adat,” ujar pihak Kemendikbud dalam laporan Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2017, seperti dikutip pada Senin (26/2/2018).

Sesuai dengan Konvensi UNESCO 2003, karya budaya tak benda itu a.l. tradisi dan ekspresi lisan, termasuk bahasa sebagai wahana warisan budaya tak benda; seni pertunjukan; adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan; pengetahuan dan kebiasaan perilaku alam dan semesta; serta kemahiran kerajinan tradisional.

Setelah meratifikasi Convention for the Safeguarding of Intangible Cultural Herritage pada 2003–yang disahkan melalui Peraturan Presiden No. 78/2007–Indonesia wajib melakukan pencatatan karya budaya dan seluruh Indonesia.

Tag : kemendikbud, warisan budaya tak benda (wbtb), unesco
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top