Jelang Tahun Baru, Warga Pinggiran Sungai Kampar Diminta Waspada

Menjelang pergantian tahun, curah hujan di Provinsi Riau mengalami peningkatan. Akibatnya debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kampar sudah mencapai titik waspada.
Arif Gunawan | 31 Desember 2017 14:59 WIB
Sebuah Sekolah Taman Kanak-Kanak terendam banjir luapan Sungai Kampar di Desa Rumbio, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (9/2/2016). - Antara/Rony Muharrman

Kabar24.com, PEKANBARU - Menjelang pergantian tahun, curah hujan di Provinsi Riau mengalami peningkatan. Akibatnya debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kampar sudah mencapai titik waspada.

Manajer SDM dan Umum PLN Riau Kepri Dwi Suryo Abdullah mengatakan saat ini ketinggian air di waduk PLTA Koto Panjang Kampar berada di level 78,58 mdpl.

"Terjadi kenaikan sekitar semeter dari sebelumnya di angka 77,6 mdpl, karena itu kami mengimbau masyarakat waspada khususnya yang di pinggiran sungai Kampar," katanya, Minggu (31/12/2017).

Dwi mengatakan masyarakat sekitar aliran sungai Kampar perlu waspada mengingat curah hujan di daerah hulu sungai yang airnya masuk ke waduk PLTA semakin meningkat.

Karena itu pada saat PLN akan membuka pintu air waduk, diharapkan tidak ada masyarakat yang melakukan aktivitas di pinggiran sungai Kampar.

Hal itu disebabkan saat pintu air dibuka, akan ada peningkatan laju aliran sungai dan ketinggian air sungai.

"Kami akan menginformasikan kapan pembukaan pintu air, dan kami berharap masyarakat di pinggiran sungai Kampar tetap waspada," ujarnya.

Tag : pln
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top