Pilgub Sumut: Hadang Gerindra, PDIP Akan Berkoalisi dengan Golkar

Berbeda dengan konstetasi politik di Jawa Barat, PDIP kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pilgub Sumatra Utara 2018 guna menghadang Partai Gerindra.
John Andhi Oktaveri | 30 Desember 2017 02:35 WIB
Edy Rahmayadi - Antara/M. Agung Rajasa

Kabar24.com, JAKARTA—Berbeda dengan konstetasi politik di Jawa Barat,  PDIP kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pilgub Sumatra Utara 2018 guna menghadang Partai Gerindra.

Demikian dikemukakan oleh Politisi PDI Perjuangan Irmadi Lubis kepada wartawan, Jumat (29/12). Langkah tersebut menunjukkan koalisi Golkar-PDIP akan menghadang laju Edy Rahmayadi yang diusung koalisi pimpinan Partai Gerindra.

"Soal koalisi PDIP dan Golkar di Pilgub (Pilkada) Sumatra Utara, kemungkinan koalisi itu sangat besar, apalagi PDIP dan Golkar sampai saat ini belum memunculkan cagub," kata Irmadi. Dia mengakui kriteria yang diperlukan untuk memimpin Sumut tidak seperti kriteria pada daerah lain.

PDIP dan Golkar merupakan dua partai yang memiliki tanggung jawab besar. Karena itu wajar bila agak lambat menentukannya, ujarnya, Jumat (29/12).

"Saya berharap pilgub kali ini akan melahirkan seorang gubernur yang benar-benar dibutuhkan Sumut sehingga kita bisa bergerak ke depan karena Sumut jauh ketinggalan dari daerah lain dan hanya korupsi yang meningkat," ujarnya.

Menurut Irmadi, dalam membangun koalisi dengan Golkar, PDIP tidak bicara orang tetapi bicara kriteria. Jika Golkar dan PDIP sudah satu paham soal kriteria yang dibutuhkan Sumut maka kemudian mencari orang yang memenuhi kriteria itu.

Dia mengakui, PDIP dan Golkar sampai sekarang belum menetapkan calon gubernur Sumut yang akan diusung pada Pilkada serentak 2018.

Anggota Fraksi PDIP DPR dari Dapil Sumut 1 ini mengatakan bahwa saat ini PDI Perjuangan sangat concern untuk memilih sosok calon gubernur Sumatera Utara yang cocok. Sumatera Utara harus mendapatkan seorang gubernur yang mampu memecahkan masalah di Provinsi Sumatera Utara, yaitu tingginya tingkat korupsi di pemerintahan yang ditandai banyaknya permasalahan yang ditangani KPK.

Tag : pilgub sumut
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top