Kesan Santri Terhadap Sosok Almarhum Sukamdani

Kepergian pengusaha sepuh Prof.Dr.H.KPH.Sukamdani Sahid Gitosardjono begitu membuat sedih warga di sekitar Pondok Pesantren Modern Sahid di Gunung Menyan, Bogor.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 21 Desember 2017  |  22:38 WIB
Kesan Santri Terhadap Sosok Almarhum Sukamdani
Santri dan jamaah tahlilan di Ponpes Sahid di Bogor. - Bisnis.com/M.G Novriarizal

Kabar24.com, GUNUNG MENYAN, BOGOR - Kepergian pengusaha sepuh Prof.Dr.H.KPH.Sukamdani Sahid Gitosardjono begitu membuat sedih warga di sekitar Pondok Pesantren Modern Sahid di Gunung Menyan, Bogor, Jawa Barat, tempat peristirahatan terakhir almarhum.

Dery, 33 tahun, alumni pertama Ponpes Sahid tahun 2000 mengaku meneladani kesederhanaan almarhum semasa hidup.

"Satu waktu beliau ke sini hanya mengendarai mobil cukup sederhana (Toyota Kijang Innova), padahal bisa saja beliau pakai mobil mewah," katanya.

Dia menuturkan di lingkungan warga di sekitar Ponpes Sahid di Gunung Menyan Kabupaten Bogor, almarhum sangat memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

"Asal sehat walafiat atau tidak ada kesibukan, beliau rutin menengok dan menyalami kami satu per satu," ujarnya.

Dery sangat terkesan dengan pesan almarhum. "Ajak yah teman-teman kampung untuk nyantri di sini."

Dery adalah satu-satunya warga desa yang beruntung menjadi satu dari ke-23 jebolan angkatan pertama Ponpes Modern Sahid.

Prof. Dr. Sukamdani Sahid Gitosardjono hari ini, Kamis (21/12/2017) pukul 09.15 WIB meninggal dunia.

Pengusaha kelahiran Solo 14 Maret 1928 ini dikenal sebagai pengusaha senior di tanah air. Almarhum adalah pemilik jaringan Hotel Sahid dan Hotel Sahid Jaya International. Almarhum pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia selama dua periode yakni pada 1982 hingga 1985 dan 1985 hingga 1988.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sukamdani

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top