Golkar Inginkan Airlangga Cawapres Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Politisi senior Partai Golkar Fahmi Idris mengusulkan agar Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar turut menetapkan untuk mendorong ketua umum terpilih Airlangga Hartarto menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi pada Pemilu 2019.
Newswire | 20 Desember 2017 06:10 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) berjabat tangan dengan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (kedua kiri) disaksikan Bendahara Umum Robert J Kardinal (kanan) saat pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Senin (18/12). Rapimnas tersebut membahas hasil rapat pleno DPP Partai Golkar serta membahas sikap Golkar dalam mendukung kembali Joko Widodo sebagai calon presiden di Pemilu 2019. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Kabar24.com, JAKARTA - Politisi senior Partai Golkar Fahmi Idris mengusulkan agar Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar turut menetapkan untuk mendorong ketua umum terpilih Airlangga Hartarto menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi pada Pemilu 2019.

"Ya betul sekali (usul tersebut)," ujar Idris dikonfirmasi di Jakarta, Selasa(19/12/2017) malam.

Saat ini seluruh pemegang hak suara Prtai Golkar telah bulat menyepakati untuk mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum dalam munaslub.

Idris menyampaikan Airlangga memiliki kapasitas yang lebih dari cukup untuk didorong menjadi cawapres Jokowi.

"Kapasitasnya sangat cukup bila dibandingkan Pak Jokowi saat menjadi capres. Lebih dari cukup," ujar Idris.

Selain itu, dalam pidato di pembukaan Munaslub Golkar, Senin (18/12/2017) malam, Jokowi tetap berdiri saat himne dan ikrar Golkar dikumandangkan.

 

 

Sumber : Antara

Tag : partai golkar
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top