Air Bersih Itu Keluar Dari Bebatuan Di Atas Gunung Gentong Probolinggo

Air bersih yang dialirkan menggunakan pipa sejauh 15 km ke Desa Ngadas dan Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menjadi bukti kebenaran yang disebutkan dalam ayat Alquran.
Nurudin Abdullah | 29 November 2017 01:32 WIB
Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan Kemendes PDTT Arimurti B Suprapto (tengah), Camat Sukapura Julius Christian (kiri) dan Kepala Desa Ngadas Kastaman (kanan) berbincang di kaki Gunung Gentong, Bromo, Probolinggo Jawa Timur, Senin (27/11/2017). - JIBI/Nurudin Abdullah

Bisnis.com, PROBOLINGGO-Air bersih yang dialirkan menggunakan pipa sejauh 15 km ke Desa Ngadas dan Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menjadi bukti kebenaran yang disebutkan dalam ayat Alquran.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Arimurti B. Suprapto, mengatakan firman Allah dalam Alquran menyatakan batu bisa mengeluarkan air.

“Lihatlah bebatuan di lereng Gunung  Gentong yang tinggi itu ternyata mengeluarkan air bersih,” katanya saat berbincang dengan wartawan di kaki Gunung Gentong saat menyaksikan hulu dari perpipaan yang menjadi sumber air bersih untuk Desa Ngadas dan Desa Jetak.

Kunjungan wartawan ke sana merupakan bagian dari rangkaian acara media gathering bertema Membangun Optimisme Melalui Jurnalisme di Malang. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Desa Ngadas dan Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Probolinggo pada 26-28 November 2017.

Dia menjelaskan, kesungguhan warga dalam mencari sumber air bersih mendapat jawaban di tempat yang tidak diduga, yaitu dari bebatuan yang terletak di tempat sangat tinggi di Gunung Gentong, yang berdekatan dengan Gunung Bromo.

Menurutnya, upaya sungguh-sungguh Kepala Desa Ngadas, Kastaman, berhasil menemukan sumber air bersih itu yang kemudian dikerjasamakan dengan Kepala Desa Jetak, Kermat, mengalirkan air tersebut untuk warganya masing-masing.

Kedua pemerintahan desa tersebut memanfaatkan dana desa dari Kemendes PDTT masing-masing sebesar Rp800,4 juta untuk membiayai pembangunan perpipaan, tandon air dan berbagai kebutuhan untuk mengalirkan air bersih.  

Sementara itu Camat Sukapura, Probolinggo, Julius Christian, mengatakan 12 desa di wilayah kerjanya memanfaatkan dana desa untuk membangun atau memperbaiki  infrastruktur jalan, sekaligus menjaga jati diri dengan saling bergotong royong.

“Sesuai semangat dana desa yang harus dimanfaatkan secara benar untuk membangun infrastruktur dengan bahan material lokal dan melibatkan langsung warga setempat, sehingga menumbuhkan semangat bergotong royong,” ujarnya  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunung, air bersih

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top