Deklarasi Jakarta : Suarakan Islam Moderat, Toleran dan Multikultural

Gelaran International Islamic Education Expo di Serpong, Tangerang, pada 20-24 November 2017 akan mengagendakan Deklarasi Jakarta untuk menyuarakan Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan multikultural kepada dunia
Nurudin Abdullah | 03 November 2017 17:48 WIB
Wakil Presiden Amerika Serikat Michael R Pence (kedua kanan) didampingi istri Karen Pence (ketiga kanan), putrinya Charlotte Pence (kedua kiri) dan Audrey Pence berbincang dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) serta Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Muhammad Muzamil Basyuni (kiri) ketika mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta, Kamis (20/4/2017). Ilustrasi - Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA-Gelaran International Islamic Education Expo di Serpong, Tangerang, pada 20-24 November 2017 akan mengagendakan Deklarasi Jakarta untuk menyuarakan Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan multikultural kepada dunia

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan gagasan Deklarasi Jakarta yang akan diwujudkan dalam International Islamic Education Expo (IIEE) itu terinspirasi oleh The Aman Massage atau Risalah Aman, Jordania.

“Meski negaranya tidak sebesar Indonesia, Jordania mampu berbicara mewakili muslim di panggung internasional melalui risalah tersebut.” katanya dalam situs resmi Kemenag, Jumat (3/11/2017).

Menurutnya, Deklarasi Jakarta akan dibacakan bersama para tokoh agama dan pendidikan pada pembukaan IIEE. Untuk itu, sampai saat ini panitia masih menunggu konfirmasi dan kesediaan presiden untuk membuka acara sekaligus memimpin pembacaan deklarasi.

Dia menjelaskan Kementerian Agama dan masyarakat juga memiliki harapan yang sama terhadap IIEE dan Deklarasi Jakarta itu untuk menunjukan eksistensi Indonesia di bidang pendidikan Islam pada dunia internasional,

Kamaruddin mengatakan kegaitan IIEE merupakan ajang promosi untuk memperkenalkan pendidikan Islam Indonesia dikancah dunia internasional.

Sebab, lanjutnya, di masa mendatang, Kemenag ingin agar pendidikan Islam di Indonesia mampu tampil di panggung internasional sekaligus menyuarakan isu-isu penting di dunia global. 

“Kami akan suarakan sinergi antara Islam, pendidikan, demokrasi dan masyarakat sipil di Indonesia, serta sumbangan pendidikan Islam bagi demokrasi, dan komitmen tentang lingkungan, serta hal-hal penting lainnya yang berguna bagi kemaslahatan,” ujarnya.

Tag : moderat, Jakarta Islamic Index
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top