Puluhan Tahun Gelap, Kini 2 Desa di Gorontalo Teraliri Listrik

Setelah puluhan tahun hidup dengan kondisi gelap gulita, kini masyarakat di Desa Owata dan Desa Mongiilo Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, sudah bisa menikmati aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Puput Ady Sukarno | 28 September 2017 02:47 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MANADO - Setelah puluhan tahun hidup dengan kondisi gelap gulita, kini masyarakat di Desa Owata dan Desa Mongiilo Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, sudah bisa menikmati aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Jaringan listrik yang masuk di dua desa itu sebesar 20 KV jaringan listrik tegangan menengah, dengan panjang sambungan 10,6 kms (kilometer-sirkuit). Selain itu ada juga 2,5 km jaringan listrik dengan tegangan rendah dengan memanfaatkan dua buah gardu distribusi.

Pemanfaatan listrik masuk desa itu diresmikan langsung Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi General Manager PLN Wilayah Sulutenggo Edison Sipahutar, Selasa (26/9). Rusli Habibie, disela-sela peresmian tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

Menurutnya dengan adanya pemasangan listrik di Desa Owata dan Mongiilo itu berarti janji politik yang pernah dia utarakan dua tahun yang lalu telah lunas ia tunaikan.

“Dua tahun lalu, saya berjanji jika saya terpilih maka saya tuntaskan listrik di Mongiilo dan Owata. Kata orang janji itu adalah hutang, maka hari ini saya didampingi Kapolda dan Dandim meresmikan listrik di sini,” ucap Rusli, seperti keterangan resmi yang dikutiip Bisnis.com, Rabu (27/9)

Meski sudah terpasang di dua desa tersebut, namun Rusli mengakui masih ada sekitar 5 KM lagi di pedalaman Bulango Ulu yang belum tersentuh listrik. Ia meminta kepada PLN untuk segera menuntaskannya tahun ini juga.

Pihaknya juga meminta bagi warga kurang mampu di desa tersebut untuk dapat di data dengan baik, karena merekalah yang nantinya akan mendapatkan pemasangan listrik gratis ke rumah-rumah.

"Untuk yang rumahnya bagus, penghasilannya lumayan, silahkan dibayar sendiri. Sekarang ada namanya listrik pintar, pembayarannya tidak ribet lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, General Manager PLN Wilayah Sulutenggo Edison Sipahutar menjelaskan bahwa aliran listrik yang terpasang di Owata dan Mongiilo mampu melayani potensi pelanggan sebanyak 405 sambungan.

Menurutnya untuk saat ini sudah ada 48 kepala keluarga yang mendaftar untuk dipasang, yakni 28 KK di Owata dan 20 KK lain di Mongiilo. “Selain desa Owata dan Mongiilo, kami juga menargetkan untuk memasang aliran listrik di Desa Dulamayo Selatan dan Tolala," ujarnya.

Total jaringan listrik yang dibutuhkan sebesar 105 KMS jaringan tegangan menengah, 37 gardu distribusi dan 44 KMS jaringan tegangan rendah.

PT PLN bersama Pemprov Gorontalo berkomitmen terus mengejar rasio desa berlistrik di wilayahnya hingga 100% pada tahun depan. “Sesuai instruksi Pak Gubernur dan Wagub bahwa keseluruhan desa akan kita selesaikan hingga tuntas pada 2018," ujarnya.

PLN menyatakan telah berkomitmen sepenuhnya untuk melistriki semua desa yang belum teraliri listrik itu, dengan harapan dapat dimanfaatkan untuk mendorong perekonomian bagi masyarakat di desa bersangkutan.

Tag : listrik
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top