Hanura Optimistis Kuasai 70% Pilkada 2018

Sekjen Partai Hanura, Syarifuddin Suding mengatakan hingga kini pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan parpol lain untuk menghadapi Pilgub Jawa Barat dan Jawa Timur pada 2018.
Joko Purwanto | 25 September 2017 11:53 WIB
Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (tengah) dan para pengurus Partai Hanura lainnya. - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA - Sekjen Partai Hanura, Syarifuddin Suding mengatakan hingga kini pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan parpol lain untuk menghadapi Pilgub Jawa Barat dan Jawa Timur pada 2018.

Suding mengakui, bahwa komunikasi intensif dilakukan tidak saja antar parpol, namun juga antar ketua umum guna memenangkan pemilihan gubernur di kedua provinsi yang dinilai strategis tersebut. Hanya saja Suding belum bisa menyebutkan nama-nama yang telah mengerucut untuk menjadi calon pemimpin di kedua provinsi tersebut.

Dia menyatakan, kepastian untuk calon gubenur yang akan diusung untuk kedua provinsi tersebut akan keluar pada akhir bulan ini. Menurutnya, selain melakukan komunikasi dengan parpol lain, pihaknya juga menggunakan hasil survei untuk mengukur kekuatan figur yang akan diusung.

“Partai Hanura akan tetap mengutamakan aspirasi masyarakat dalam menentukan figur yag tepat untuk disung pada Pilkada 2018,” ujarnya.

Menurutnya, untuk Provinsi Jawa Barat, Hanura terus melakukan komunkasi dengan bakal calon gubenur Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Wagub Jawa Barat Dedi Mizwar maupun Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Sedangkan untuk Jawa Timur, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan Wagub Jawa Timur, Syaifullah Yusuf dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Hanya saja

Suding menegaskan bahwa dukungan kepada calon bukan berdasarkan kedekatan personal, namun berdasar hasil survei aspirasi masyarakat. Pada bagian lain, Suding menyatakan optimistis akan mampu memenangkan Pilkada pada 2018 hingga 70% di seluruh wilayah Indonesia setelah melihat tren peningkatan dari tahun ke tahun.

“Ada tren kenaikan dukungan ke Partai dari tahun ke tahun dan tahun 2018 kita menargtekan kemenangan Pilkadadi angka 70%,” ujarnya di sela-sela acara pembukaan Rakornas hari ini, Senin (25/9/2017).

Dia menyebut, kalau pada 2015 dukungan trsebut hanya sebesar 35%, pada 2016 naik menjadi 63% sehingga untuk tahun depan Hanura diharapkan mampu mencapai target tersebut.

Partai Hanura mulai hari menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk mempersiapkan proses verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2019. Rakornas selama dua hari tersebut mengambil tema “Sukseskan Verifikasi KPU Sebagai Strategi Pemenangan Partai Hanura Menuju Tiga Besar Pemilu 2019.”

Tag : hanura
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top