Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masuk Ke Kebun Raya Bogor Pakai Tiket Elektronik

Pengelola Kebun Raya Bogor-LIPI memberlakukan tiket elektronik guna meningkatkan layanan bagi pengunjung pada libur Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah/2017.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 28 Juni 2017  |  20:13 WIB
Kebun Raya Bogor - lipi.go.id
Kebun Raya Bogor - lipi.go.id

Bisnis.com, BOGOR -  Pengelola Kebun Raya Bogor-LIPI memberlakukan tiket elektronik guna meningkatkan layanan bagi pengunjung pada libur Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah/2017.

"Untuk mengurangi antrean di loket masuk, kami sediakan layanan tiket elektronik. Jadi pengunjung tidak perlu lama-lama antri di loket," kata Staf Humas Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI, Ayi Donni Darussalam, kepada Antara, di Bogor, Rabu (28/6/2017).

Donni menjelaskan kepada Antara, tiket elektronik memudahkan pengunjung tanpa harus berlama-lama antri di loket tiketing. Hanya dengan satu tiket elektronik, pengunjung dapat mendaftarkan lima sampai 10 orang.

"Kalau pakai manual, satu orang satu tiket. Tapi kalau tiket elektronik, cukup bayar sesuai jumlah orangnya, jumlah tiket hanya satu tetapi sudah tercantum jumlah orangnya," kata Donni.

Menurut dia, proses pemesanan tiket elektronik lebih cepat dari tiket manual. Tiketnya masih berupa kertas, sama seperti tiket manual. Setiap pengunjung wajib membawa dan menyimpan tiket masuk karena biaya tiket sudah termasuk asuransi bagi pengunjung.

"Asuransi ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pengunjung berada di dalam Kebun Raya Bogor," katanya.

Ia mengatakan, harga tiket masuk Kebun Raya Bogor untuk domestik sebesar Rp14 ribu, sedangkan untuk mancanegara sebesar Rp25 ribu.

Donni menyebutkan, Kebun Raya Bogor adalah salah satu destinasi wisata yang letaknnya sangat strategis di tengah Kota Bogor, dapat dijangkau aksesnya oleh warga Bogor maupun dari luar.

"Kebun Raya Bogor menawarkan suasanan dan nuasa alam yang indah dengan pohon-pohon yang tertata, taman, serta udara yang sejuk," katanya, Dia menyatakan dilihat dari budaya masyarakat Indonesia dalam mengisi liburan membutuhkan suasana ramai bersama keluarga, sehingga Kebun Raya Bogor menjadi pilihan yang cocok.

"Bagi keluarga cocok untuk berwisata kumpul bersama, bagi pelajar dan ilmuan atau peneliti, justru Kebun Raya adalah surga kegiatan penelitian," katanya.

Ia menambahkan, zona-zona yang banyak dikunjungi wisatawan selama musim liburan seperti Lapangan Astrid, Taman Astrid, Jl Kenari, Taman Teizmanm Taman Bhineka, dan Griya Anggrek.

Hari pertama Idul Fitri, Minggu (25/6) Kebun Raya Bogor dikunjungi 4.337 pengunjung domestik, dan 33 orang wisatawan asing. Hari kedua Lebaran, Senin (26/6) jumlah pengunjung meningkat signifikan yakni 11.186 orang pengunjung domestik dan 48 wisatawan asing.

Hari ketiga libur lebaran Selasa (27/6) jumlah pengunjung melonjak mencapai 21.043 orang pengunjung domestik dan 41 orang pengunjung mancanegara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kebun Raya Bogor
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top