Tembak di Tempat Pelaku Teror di Markas Polisi

Kepala Kepolisian Resor Banjar, AKBP Takdir Mattanet, memerintahkan anak buahnya menembak di tempat kepada pelaku teror yang mengancam keselamatan jiwa personel.
Newswire | 27 Juni 2017 15:34 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (kiri) menyalami kerabat keluarga almarhum Aiptu Martua Sigalingging sebelum diberangkatkan kerumah duka di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Minggu (25/6). Aiptu Martua Sigalingging yang bertugas menjaga pintu pos II Polda Sumut itu menjadi korban tewas penyerangan oleh kedua pelaku terduga teroris. ANTARA FOTO - Septianda Perdana

Kabar24.com, MARTAPURA -- Kepala Kepolisian Resor Banjar, AKBP Takdir Mattanet, memerintahkan anak buahnya menembak di tempat kepada pelaku teror yang mengancam keselamatan jiwa personel.

"Jangan ragu atau berpikir, silakan ambil tindakan tegas tembak di tempat terhadap pelaku teror yang mengancam diri, anggota keluarga dan masyarakat," ujar dia, di Martapura, Selasa (27/6/2017).

Hari pertama Lebaran lalu, seorang bintara tinggi di Polda Sumatera Utara diserang hingga tewas dua anggota kawanan bersenjata tajam, di ruang piket Markas Polda Sumatera Utara (Sumut).

Satu dari dua penyerang itu akhirnya ditembak mati di tempat oleh personel Brigade Mobil Polda Sumatera Utara yang sedang piket di Markas Polda Sumatera Utara itu.

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian, dalam keterangan pers dia, menyusul penyerangan kesekian kali kepada polisi, menyatakan bahwa penyerang itu anggota JAD.

Belakangan, penyerangan kepada polisi itu bukan cuma terjadi di Sumatera Utara, melainkan juga di Serang (Banten) dan Jawa Tengah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi tewas

Sumber : Antara
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top