Bukan di Arab, Ternyata Rizieq Syihab Berlebaran di Kota Ini

Tersangka kasus dugaan percakapan berkonten pornografi Rizieq Syihabmerayakan Idulfitri 1438 Hijriyah di Tarim, daerah yang terkenal dengan julukan kota wali di Yaman.
JIBI | 27 Juni 2017 15:12 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA -- Tersangka kasus dugaan percakapan berkonten pornografi Rizieq Syihabmerayakan Idulfitri 1438 Hijriyah di Tarim, daerah yang terkenal dengan julukan kota wali di Yaman.

Rizieq mendatangi Yaman untuk bertemu dengan kerabatnya.

“Di situ ada Habib Umar dan syekh-syekh terkenal,” ujar pengacara Rizieq, Kapitra Ampera saat dihubungi , Selasa (27/6/2017).

Kapitra menceritakan kedatangan Rizieq ke Tarim sejak akhir Ramadan. Menurut dia Rizieq Syihab menghabiskan waktu untuk bertemu dengan saudaranya di Yaman sekitar 6 hari. Rencananya, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut akan bertolak dari Yaman menuju ke Arab Saudi besok.

Menurut Kapitra, momen lebaran di Yaman berbeda dengan Arab Saudi. Ia menyebut, di Arab, hiruk pikuk lebaran hanya berlangsung satu hari tepat pada 1 Syawal.

“Habis salat, kumpul makan-makan lesehan,” kata dia.

Sementara hari kedua, Kapitra menjelaskan, sudah mulai puasa sunah Syawal selama 6 hari ke depan.

Kapitra mengatakan kunjungan Rizieq ke Yaman juga untuk menemui anak dan menantunya. Selain itu, Rizieq pun bertemu dengan guru-gurunya serta menyempatkan berziarah kubur.

 “Kumpul mereka semua, lengkap di situ,” kata dia.

Rizieq Syihab juga menyempatkan menghadiri perkumpulan para habaib di Tarim pada hari kedua Syawal. Dalam pertemuan itu, kata Kapitra, Rizieq menyampaikan rasa terima kasih dan kegembiraan berada di kota para wali dan salaf. Ia menyebut, di kota itulah akidah, syariat, maupun akhlak bersumber.

Perihal kepulangan Rizieq ke Indonesia, Kapitra belum bisa memastikan. Ia hanya mengatakan siap menjemput apabila Rizieq tiba di Indonesia.

Polisi menetapkan Rizieq Syihab sebagai tersangka kasus dugaan pornografi terkait chat mesum yang diduga dilakukan oleh Rizieq dan Firza Husein. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan penyidik telah mengantongi cukup alat bukti terkait penetapan status tersangka tersebut. Beberapa alat bukti yang dimiliki antara lain percakapan WhatsApp yang diduga dilakukan Rizieq bersama Firza dan telepon genggam milik Rizieq.

Rizieq mangkir dari panggilan polisi terkait kasus tersebut. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Rizieq juga dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang. Rizieq diketahui berada di Arab Saudi.

 

Sumber : Tempo

Tag : habib rizieq
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top