Merangat Foundation Ajak Generasi Muda Kalbar Belajar ke Jerman

Merangat Foundation, lembaga yang bergerak di pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, mengajak generasi muda Kalimantan Barat (Kalbar) belajar ke Jerman dan setelah lulus mengambil peluang siap bekerja di pasar kerja global.
Yanuarius Viodeogo | 26 Juni 2017 10:21 WIB
Stephanus Mulyadi (mengenakan jas hitam) bersama sejumlah kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Provinsi Kalbar dan Perwakilan KAAD Jerman, pada konferensi internasional di Pendopo Gubernur Kalbar, belum lama ini. Jibi - Merangat Foundation

Kabar24.com, PONTIANAK – Merangat Foundation, lembaga yang bergerak di pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, mengajak generasi muda Kalimantan Barat (Kalbar) belajar ke Jerman dan setelah lulus mengambil peluang siap bekerja di pasar kerja global.

Hal itu disampaikan Direktur Merangat Foundation Stephanus Mulyadi, usai penyelenggaraan konferensi internasional yang mempertemukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan lembaga pemberi beasiswa Katholischer Akademischer Auslaender Dienst (KAAD) di Pendopo Gubernur Kalbar.

“Di konferensi itu bertemu pihak pemerintah, pendidikan, dunia usaha dan masyarakat Jerman. Harapannya dari penyelenggaraan konferensi menghasilkan langkah strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan pelatihan teknik dan advokasi Kalbar pada masa mendatang,” kata Stephanus, Senin (26/6/2017).

Acara bertajuk International Conference on Driving Sustainable Economic Development Kalimantan Barat through Technical, Vocational Education and Training 2017 itu, sekaligus memperkenalkan beasiswa dari KAAD Jerman.

Hadir pula, kata dia, para alumni penerima beasiswa KAAD dan alumni pelajar Indonesia yang pernah studi di Jerman. Stephanus berujar, dia sendiri merupakan lulusan dari Fakultas Pendidikan, jurusan Pedadodik Vokasi dan Adult Education, Technische Universitaet Dresden, Jerman pada 2008.

Selain sebagai Direktur Merangat Foundation, Stephanus adalah tenaga ahli Bidang Pengembangan Pelayanan Sosial Dasar pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Regional Ambassardor TU Dresden Jerman untuk Indonesia dan Komite KAAD untuk Indonesia.

Tag : beasiswa
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top