Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hakim di Sidang Ahok Dapat Promosi, Ini Keterangan Lengkap MA

Hakim di Sidang Ahok Dapat Promosi, Ini Keterangan Lengkap MA
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Mei 2017  |  21:39 WIB
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) menjalani sidang pembacaan putusan, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5). - Reuters/Bay Ismoyo
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) menjalani sidang pembacaan putusan, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5). - Reuters/Bay Ismoyo

Kabar24.com, JAKARTA - Mahkamah Agung menjamin bahwa promosi dan mutasi tiga hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara tidak terkait dengan putusan perkara dengan terpidana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Saya jamin ini tidak ada hubungannya dengan putusan Ahok," ujar Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur, di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Jumat.

Ridwan menjelaskan putusan yang dikeluarkan oleh seorang hakim bukanlah suatu prestasi sehingga hakim yang bersangkutan bisa mendapatkan promosi.

"Bahkan hakim tidak boleh menerima penghargaan atas putusan yang dia buat, itu bedanya hakim dengan yang lain," jelas Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan bahwa proses untuk menetapkan hakim yang mendapat mutasi serta promosi sudah dilakukan sejak lama, namun baru diumumkan oleh Tim Promosi dan Mutasi (TPM) Hakim pada tanggal 10 Mei 2017.

"Itu kebetulan saja hanya selang satu hari dengan putusan," kata Ridwan.

Ridwan mengatakan bahwa mutasi yang diterima oleh tiga orang hakim ini merupakan mutasi periodik, sementara promosi memang sudah layak diberikan berdasarkan kepangkatan dan golongan hakim tersebut.

Sebelumnya, Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Witanto membenarkan adanya promosi dan mutasi terhadap tiga dari lima orang hakim PN Jakarta Utara yang menyidangkan perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Adapun tiga hakim yang mendapatkan promosi dan mutasi tersebut adalah; Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto, serta dua orang hakim anggota Abdul Rosyad dan Jupriyadi.

Witanto mengatakan bahwa tiga hakim ini menjadi bagian dari 388 orang hakim di lingkungan peradilan yang mendapatkan promosi dan mutasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sidang Kasus Ahok

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top