Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

448 Tahanan di Pekanbaru Kabur : Kanwilkumham Riau Diganti

Kementerian Hukum dan HAM mengganti kepala Kantor Wilayah Riau yang sebelumnya dijabat oleh Ferdinand Siagian akibat kaburnya tahanan dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Riau.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 08 Mei 2017  |  17:27 WIB
448 Tahanan di Pekanbaru Kabur : Kanwilkumham Riau Diganti
Sejumlah narapidana berada di dalam Rumah Tahanan Klas IIB Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (7/5). Kementerian Hukum dan HAM memerintahkan perbaikan sistem dalam rutan dan lembaga pemasyarakat, serta meminta Polri mengusut dugaan pungutan liar di Rutan Pekanbaru. - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA -- Kementerian Hukum dan HAM mengganti kepala Kantor Wilayah Riau yang sebelumnya dijabat oleh Ferdinand Siagian akibat kaburnya tahanan dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Riau.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly mengangkat Dewa Putu Gede sebagai pengganti.

"Ini bukan perputaran biasa, ini dalam rangka menyelamatkam Kementerian Hukum dan HAM, secara khusus untuk Lapas [Direktorat Jendral Pemasyarakatan. Bahwa kalau saudara tidak melaksanakan tanggung jawab, maka akan ditarik satu tingkat di atasnya [ikut bertanggung jawab]," kata Yasonna di Jakarta, Senin (8/5/2017).

Dia mengharapkan, pejabat baru dapat memberikan penanganan yang komprehensif, nyata dan konkret.

Pasca-insiden pelarian tahanan Rutan Klas II B Sialang Bungkuk, Kemenkumham menyatakan kondisi rutan sudah kembali kondusif. Hingga 8 Mei 2017, pukul 13.00 tercatat sudah 298 tahan dapat ditangkap kembali.

Artinya 150 tahanan lainnya masih belum tertangkap. Rutan ini saat ini diisi oleh 1.870 tahanan. Pasca insiden Kemenkumham telah memindahkan tahanan ke rutan sekitar sebanyak 365 orang tahanan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tahanan lapas
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top