Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anies Baswedan : Tak Ada Kontrak Politik soal Capres 2019

Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa tidak ada kontrak politik antara dirinya dengan pihak manapun termasuk partai politik bahwa dirinya tidak akan maju menjadi caon presiden pada 2019.
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan)/Antara
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan)/Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa tidak ada kontrak politik antara dirinya dengan pihak manapun termasuk partai politik bahwa dirinya tidak akan maju menjadi caon presiden pada 2019.

Pernyataan itu disampaikannya ketika menjawab pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan pers untuk pertama kali setelah dirinya ditetapkan sebagai gubernur terpilih bersama wakil gubernur  terpilih Sandiaga Uno, Jumat (5/5/2017).

Sebelumnya, setelah tidak ada gugatan dari pasangan calon gubernur dan wakil gubenur Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, KPUD Jakarta menetapkan Anies Baswedan sebagai gubernur terpilih dengan wakil gubenur  terpilih Sandiaga Uno sebagai wakil gubenur terpilih. Keduanya diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Tidak ada tanda tangan kontrak politik seperti itu, kami tidak akan maju jadi capres pada 2019. Tapi, kita berdua komit untuk menuntaskan tugas hingga lima tahun,” ujarnya.

Anies mengatakan, bahwa kemenangannya adalah kemenangan warga DKI Jakarta. Untuk itu, dia berjanji akan menjalankan amanah yang diberikan kepadanya bersama Sandiaga dengan senantiasa berusaha dan bekerja keras.

“Titipan untuk menyelenggarakan pemerintahan ini merupakan amanah yang tidak sederhana. Dengan ikhtiar yang serius dan kerja keras amanah ini akan bisa kami laksanakan,” ujarnya.

Dalam keterangannya Anies juag akan seger mengunjungi sejumlah wilayah DKI  untuk mempelajari berbagai persoalan tanpa membedakan basis pemilih saat pilkada 19 April lalu.

Sebelumnya, Ketua KPUD Jakrta  Sumarno menetapkan Anies dan Sandiaga sebagai gubenur dan wakil gubenur terpilih setelah pada Sabtu (29/5/2017) dilakukan rekapitulas penghitungan suara secara terbuka tingkat provinsi.

Sumarno menyebut, pasangan Anies Rasyid Baswedan dengan Sandiaga Salahuddin meraih 57,96%. Sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama dengan Djarot Saiful Hidayat memperoleh 42,04% suara.

“Sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang, pasangan denga suara terbanyak ditetapkan sebagai gubenur dan wakil gubenur terpilih,” ujar Sumarno.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper