Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gerakan Literasi: 12.737 Murid SD di Bandung Pecahkan Rekor Membaca

Sebanyak 12.737 siswa Sekolah Dasar di Kota Bandung memecahkan rekor membaca 10 menit secara senyap yang tercatat di Original Rekor Indonesia (ORI) dan Record Holder Republic (RHS). Acara tersebut berlangsung di Lapangan Sidolig, Kota Bandung.
Ilustrasi: Siswi Sekolah Dasar membaca ulang surat yang akan mereka kirimkan kepada Presiden Joko Widodo di ruang kelas Sekolah Dasar Negeri 1 Palembang, Kamis (20/8)./Antara
Ilustrasi: Siswi Sekolah Dasar membaca ulang surat yang akan mereka kirimkan kepada Presiden Joko Widodo di ruang kelas Sekolah Dasar Negeri 1 Palembang, Kamis (20/8)./Antara

Kabar24.com, BANDUNG - Banyak cara digunakan untuk menggaungkan gerakan literasi, salah satunya dengan pemecahan rekor.

Sebanyak 12.737 siswa Sekolah Dasar di Kota Bandung memecahkan rekor membaca 10 menit secara senyap yang tercatat di Original Rekor Indonesia (ORI) dan Record Holder Republic (RHS). Acara tersebut berlangsung di Lapangan Sidolig, Kota Bandung.

"Ada sekitar 12.737 peserta yang ikut gerakan membaca ini. Untuk anak-anak sekolah, kalian merupakan bagian sejarah yang akan tercatat dunia dan Indonesia yang membaca kolosal secara bersamaan," ujar Presiden ORI Agung Elvianto, di Lapang Sidolig, Kota Bandung, Kamis (4/5/2017).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana menuturkan, kegiatan ini untuk menyemangati dan memberikan apresiasi dari Disdik Kota Bandung kepada guru dan siswa yang telah melaksanakan program gerakan literasi di sekolah-sekolah dengan membaca 15 menit sebelum sekolah.

"Seperti diketahui Bandung sudah mendeklarasikan membaca di sekolah. Minimal 15 menit setiap hari sebelum kegiatan belajar," kata dia.

Menurutnya, ada sekitar 12.737 siswa dari 247 sekolah dasar di Kota Bandung yang terlibat dalam kegiatan gerakan literasi ini. Pihaknya berharap, dengan kegiatan ini terdapat peningkatan kebiasaan membaca siswa di sekolah dasar.

Selain itu, ia juga ingin agar kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial melainkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di dalam kelas maupun luar lingkungan sekolah.

"Ini sebuah lompatan yang baik bagi siswa-siswi dalam membaca," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper