Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DUGAAN PUNGLI PENERIMAAN SISWA BARU: Kepsek SMAN 1 Makassar Dijebloskan ke Penjara

Kejaksaan Negeri Makassar resmi melakukan penahanan terhadap Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Makassar Abdul Hajar setelah ditetapkan menjadi tersangka dua bulan lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 April 2017  |  21:47 WIB
Ilustrasi - Jibiphoto
Ilustrasi - Jibiphoto

Kabar24.com, MAKASSAR - Nasib sial dialami seorang kepala sekolah negeri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kejaksaan Negeri Makassar resmi melakukan penahanan terhadap Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Makassar Abdul Hajar setelah ditetapkan menjadi tersangka dua bulan lalu.

"Tadi tersangka datang setelah dipanggil oleh penyidik dan diperiksa. Setelah pemeriksaan itu langsung kita tahan," ujar Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Makassar Alham di Makassar, Kamis (27/4/2017).

Ia mengatakan, tersangka Abdul Hajar ditahan terkait dugaan korupsi pungutan liar (pungli) penerimaan calon siswa baru tahun ajaran 2015.

Tersangka sempat menjalani pemeriksaan lanjutan selama dua jam lebih di ruang penyidik bidang pidana khusus Kejari Makassar dengan didampingi kuasa hukumnya, Faisal Munir.

"Sejak ditetapkan tersangka dulu, belum diperiksa dalam kapasitasnya tersangka dan baru sekarang ini dia diperiksa oleh penyidik," katanya.

Menurut dia, alasan dilakukannya penahanan terhadap tersangka karena dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti serta mengulangi kembali perbuatannya.

Tidak hanya melakukan penahanan, penyidik juga kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor kasus yang menjerat tersangka Kepala SMAN 1 Makassar.

Ketua Lembaga Forum Orang Tua Murid Makassar, Herman Hafid Nassa dihadirkan oleh penyidik untuk dimintai keterangannya dalam kapasitas sebagai saksi pelapor.

"Saksi pelapornya juga, kita periksa hari ini untuk melengkapi BAP (berita acara pemeriksaan) tersangka," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

siswa baru pungli

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top