Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Akan Coret Anggaran Tembok Pembatas AS-Meksiko

Presiden Donald Trump mengindikasikan akan mencoret sementara rencana mencari pendanaan untuk membiayai tembok perbatasan AS-Meksiko yang digagasnya dari anggaran negara yang akan disahkan pekan ini.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 April 2017  |  14:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - REUTERS/Jonathan Ernst
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - REUTERS/Jonathan Ernst

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Donald Trump mengindikasikan akan mencoret sementara rencana mencari pendanaan untuk membiayai tembok perbatasan AS-Meksiko yang digagasnya dari anggaran negara yang akan disahkan pekan ini.

Pembangunan tembok perbatasan yang dibayar oleh Meksiko merupakan janji kampanye utama Donald Trump menjelang terpilih jadi presiden.

Penasihat dekat presiden, Kellyanne Conway mengatakan bahwa pendanaan untuk pembangunan tembok itu akan dicoret dari rancangan anggaran yang harus disepakati pada Jumat mendatang.

Demokrat mengancam untuk memblokir ketetapan anggaran tersebut jika ada dana yang diperuntukkan bagi pembangunan tembok. Pencoretannya sekarang dapat mencegah kemungkinan kebuntuan yang mengakibatkan lumpuhnya pemerintah (shutdown).

Tapi, Presiden bersikeras di akun Twitter bahwa dia masih akan membangun tembok itu. Trump dilaporkan mengatakan dalam sebuah pertemuan pribadi dengan sejumlah media konservatif pada Senin malam bahwa dia mungkin akan mengusahakan pendanaan tembok itu akhir tahun ini.

Kellyanne Conway mengkonfirmasi kepada Fox News bahwa pendanaan tembok tersebut tidak perlu disahkan pekan ini, namun tetap menjadi 'prioritas yang sangat penting.'

Presiden Trump bercuit pagi ini: "Jangan biarkan media palsu mengatakan bahwa saya telah mengubah posisi saya tentang TEMBOK. Tetap akan dibangun dan membantu menghentikan narkoba, perdagangan manusia dll."

Tembok itu mungkin saja tetap dibangun di masa depan, tapi ini merupakan pelajaran nyata tentang perbedaan antara berbicara saat kampanye dan memerintah, ujarnya sebagaimana dikutip BBC.co.uk, Rabu (26/4/2017).

Kepala staf Gedung Putih Reince Priebus mengatakan bahwa 'kesediaan Presiden Trump untuk berkompromi tentang pembangunan tembok merupakan kejutan bagi Demokrat.'

Donald Trump mengajukan usulan US$1,5 miliar (Rp20 triliun) untuk pembangunan tembok itu melalui Kongres untuk dicantumkan dalam anggaran pengeluaran sampai akhir tahun fiskal berjalan.

Rencana tersebut telah membuat Demokrat bersatu dalam penentangan penuh. Sedangkan sejumlah anggota Partai Republik juga menolak perkiraan biaya US$21,6 miliar atau lebih dari US$12 miliar yang dulu disebut Trump.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top