Relawan Digital Berhasil Pengaruhi Pemilih Muda

Relawan digital dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta sukses mempengaruhi pilihan para netizen yang mayoritas generasi muda Ibu Kota.
Newswire | 23 April 2017 16:56 WIB
Ilustrasi - Reuters/Kacper Pempe

Kabar24.com, JAKARTA - Relawan digital memiliki peran khusus dan penting dalam pemilihan kepala daerah.

Peneliti senior Pusat Penelitian Politik LIPI, Siti Zuhro menyatakan relawan digital dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta sukses mempengaruhi pilihan para netizen yang mayoritas generasi muda Ibu Kota.

"Mereka berhasil mengemas kampanye dengan menarik sehingga menggugah para netizen yang didominasi anak muda," kata Siti Zuhro dalam rilis di Jakarta, Minggu (23/4/2017).

Siti mencontohkan, kemasan yang menarik dilakukan Relawan Digital Anies-Sandi (Insider) yang mengangkat karakter Sandiaga Uno yang gesit, gemar berolahraga, stylish, dan penuh ide-ide kreatif.

Menurut pandangan Siti, para pengguna media sosial lebih condong memihak kepada tokoh-tokoh muda yang menawarkan perubahan.

Untuk itu, ujar dia, cara- cara berkampanye politik secara konvensional seperti mengangkat isu negatif untuk menjatuhkan dinilai sudah tidak lagi diminati.

"Orang-orang muda, senang dengan tokoh- tokoh muda. Apalagi, bila didukung dengan tim yang mampu menyampaikan komunikasi politik dengan baik," katanya.

Ia juga mengapresiasi upaya yang dilakukan tim Anies-Sandi dalam menggunakan simbol baru yang unik dan mudah diingat masyarakat seperti gerakan "Oke Oce".

Sementara itu, Koordinator Insider, Anthony Leong mengatakan relawan di dunia digital yang aktif dalam menyebarkan pesannya di media sosial dalam jaringan dinilai berperan penting dan krusial dalam menentukan kemenangan pilkada Jakarta.

Dalam sejumlah kesempatan lainnya, Anthony Leong juga telah mengutarakan harapannya kepada seluruh relawan untuk dapat memaksimalkan potensi yang ada khususnya melalui media sosial kepada warga.

"Media sosial dewasa ini memiliki peran yang sangat krusial untuk memenangkan pasangan Anies-Sandi," katanya.

Menurut dia, hal tersebut terjadi karena melalui medsos para relawan bisa menyampaikan pesan yang lebih mendalam kepada masyarakat.

Ia mengakui banyak tantangan yang dihadapi antara lain terkait masalah bully, dan kampanye hitam serta sejumlah informasi hoax yang disebar para buzzer di dunia maya.

Sumber : Antara

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top