Kisah Warga Jakarta yang Tinggal di Malaysia Rela Pulang Demi Pilkada

Kisah Warga Jakarta yang Tinggal di Malaysia Rela Pulang Demi Pilkada
Newswire | 20 April 2017 09:07 WIB
Warga memerlihatkan jarinya seusai menggunakan hak pilih pada pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Rabu (19/4). - Reuters/Beawiharta

Kabar24.com, JAKARTA - Banyak WNI ber-KTP Jakarta yang tinggal di Malaysia pulang ke ibukota saat untuk mengikuti pemilihan umum kepala daerah DKI Jakarta, kemarin.

Mereka diantaranya Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia (PCIM), Dr Sony Zulhuda; wartawan Aljazerra Kuala Lumpur, Hardjito; dan local staff KBRI Kuala Lumpur, Suhendri.

"Saya datang Rabu pagi ambil pesawat jam 7.40 dari Kuala Lumpur, mendarat jam 09.00 WIB langsung ke TPS 4 di Kramat Jati JakTim. Begitu juga dengan istri saya Nita yang sudah sampai beberapa hari lebih dulu. Beliau nyoblos di Cililitan," katanya.

Dia mengatakan dirinya pulang dengan harapan dan doa supaya Allah meridhoi ikhtiar semua untuk mendapatkan pemimpin yang terbaik bagi umat.

"Dari jauh hari saya persiapkan seperti beli tiket, dan ijin cuti tahunan. Balik kampus harus nyiapkan kelas ganti," ujar salah satu dosen di perguruan tinggi Malaysia tersebut.

Sejumlah media di Malaysia juga menempatkan Pilkada DKI Jakarta dalam pemberitaan mereka. Koran berbahasa Inggris The Sun menulis "Ahok concedes defeat" sedangkan The Star menulis "Christian governor loses Jakarta run off pollsters".
Sementara itu pemuda UMNO Malaysia dan KNPI Malaysia menyambut gembira kemenangan pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno dalam hitung cepat pemilihan kepala daerah Jakarta, Rabu (19/4).

"Saya mengucapkan setinggi-tingginya selamat untuk saudara saya Mas Sandiaga Uno dan pasangan beliau Bapak Anies yang telah terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta," ujar Ketua Hubungan Luar Negeri Pemuda UMNO, Dato M Hazali Abu Hassan di Kuala Lumpur, Kamis.

Hazali mengatakan pihaknya mendoakan agar dibawah kepemimpinan Anies dan Sandi Jakarta menjadi lebih maju, makmur dan sejahtera khususnya untuk rakyat Jakarta.

"Dengan kemenangan ini kami harapkan hubungan Jakarta dan Kuala Lumpur khususnya bagi golongan belia dan muda bisa lebih ditingkatkan lagi dari waktu ke waktu," katanya.

Sementara itu Ketua Badan Perwakilan KNPI Malaysia, Khairul Hamzah mengatakan terjadi persaingan dan perbedaan yang tajam dalam Pilkada DKI Jakarta tidak perlu dikhawatirkan karena bangsa Indonesia sudah terlatih dalam hal tersebut.

"Harapan saya yang menang jangan sombong dan yang kalah jangan terlalu kecewa karena ini semua untuk rakyat Jakarta. Siapapun pemenangnya untuk kemajuan Jakarta. Pendukung Anies - Sandi jangan mengejek kemudian pendukung Ahok - Djarot jangan mengatakan ini itu," katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris BP KNPI Malaysia, Tengku Adnan.

"Siapapun yang menang harus kita hargai dan siapapun yang kalah harus legowo. Selamat kepada Anies-Sandi. Jadilah Gubernur dan Wakil Gubernur pimpinan seluruh rakyat Jakarta bukan Gubernur dan pimpinan sekelompok atau golongan saja," katanya.

Sumber : Antara

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top