Libur Nasional, Konsumsi BBM Meningkat

PT Pertamina Jawa Bagian Tengah dan DIY memperkirakan konsumsi bahan bakar minyak akan mengalami kenaikan sekitar 5% pada April 2017 karena banyaknya hari libur nasional di bulan tersebut
Lingga Sukatma Wiangga | 18 April 2017 02:00 WIB
Petugas mengisikan BBM, di sebuah SPBU. - JIBI/Nurul Hidayat

Kabar24.com, SEMARANG - PT Pertamina Jawa Bagian Tengah dan DIY memperkirakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) akan naik sekitar 5% pada April 2017, karena banyaknya hari libur nasional di bulan tersebut.

“Untuk mengatasi long weekend seperti pekan lalu kami ada penambahan setok 5%, kenaikan konsumsi bulan ini pun diperkirakan sebesar itu karena ke depan masih ada hari libur nasional pada April. Antisipasinya selain penambahan setok mobil tanki disiagakan,” kata Manager Communication and Relation PT Pertamina Jawa Bagian Tengah dan DIY Andar Titi Lestari, Senin (17/4/2017).

Di sisi lain, menurutnya, konsumsi terbesar untuk BBM saat ini di wilayah tersebut adalah jenis Pertalite. Pertumbuhan Pertalite diakui pihaknya menggeser penggunaan Premium.

Pada periode Januari-Maret 2017 kontribusi penjualan Pertalite terhadap jenis gasoline terus meningkat. Pada Januari kontribusinya mencapai 48%, Februari menjadi 50% dan pada Maret 51%. Adapun rata-rata kontribusi Premium hanya sekitar 27% dan Pertamax 22%.

Jika dirinci, konsumsi Pertalite pada Januari sebanyak 168.112 kl, Februari mencapai 154.224 kl dan Maret 180.536 kl. Adapun pada bulan keempat hingga 16 April sudah mencapai 92.876‎ kl.

Adapun jumlah konsumsi Pertamax pada Januari sebanyak 78.034 kl, bulan berikutnya 68.106 kl, dan pada Maret 77.984 kl. Sementara itu sepanjang April mencapai 39.797 kl.

Untuk konsumsi jenis Premium pada Januari sebanyak 104.070 kl, Februari mencapai 87.248 kl dan Maret 94.952 kl. Hingga 16 April lalu penggunaan Pertamax mencapai 48.856 kl.

“Dari jumlah tersebut terlihat bahwa masyarakat sangat paham kualitas BBM untuk kendaraannya. Konsumen Premium banyak pindah ke Pertalite sedangkan konsumen Pertamax cenderung stabil,” ujarnya.

Saat ini di Jawa Tengah dan DIY terdapat 784 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berafiliasi kepada Pertamina. Dari jumlah itu, SPBU yang menyediakan produk Pertalite mencapai 753 unit.

Dia menambahkan, adapun untuk penggunaan bahan bakar jenis gas oil masih didominasi produk Bio Solar dengan kontribusi 96% hingga 97%.

 

Tag : regional
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top