Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bareskrim Lakukan Penyelidikan Legalitas Tanah Rizieq di Megamendung

Penyidik Bareskrim menyelidiki kasus dugaan penguasaan tidak resmi terhadap tanah milik negara dengan terlapor Imam Besar ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Januari 2017  |  21:22 WIB
Bareskrim Lakukan Penyelidikan Legalitas Tanah Rizieq di Megamendung
Boy Rafli Amar - Reuters/Iqro Rinaldi

Kabar24.com, JAKARTA - Penyidik Bareskrim menyelidiki kasus dugaan penguasaan tidak resmi terhadap tanah milik negara dengan terlapor Imam Besar ormas Front Pembela Islam (FPI)  Rizieq Shihab.

"Kami periksa dulu lahannya itu lahan siapa. Biasanya dilihat legal standing yang laporkan, apakah lahan ini benar milik pihak lain yang dimanfaatkan terlapor tanpa izin? Apa yang digunakan Rizieq adalah benar lahan yang dia (pelapor) komplen?" kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Jakarta, Jumat (28/1/2017).

Menurutnya, sama seperti laporan-laporan lainnya yang masuk ke polisi, laporan terkait Rizieq tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan, penelusuran, pengumpulan fakta-fakta.

"Akan dikumpulkan bahan, fakta-fakta di lapangan, mencari keterangan dari pihak terkait sebelum disimpulkan ada tidaknya pelanggaran hukum. Kami belum tahu apakah tanah tersebut milik masyarakat atau Perhutani atau milik perusahaan. Statusnya masih penyelidikan," ujarnya.

Sebelumnya pada Kamis (19/1),  Rizieq Shihab dilaporkan oleh seseorang berinisial E ke Bareskrim Polri dengan tuduhan penguasaan tidak sah terhadap tanah milik Perhutani seluas 8,4 hektare di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Dalam penyelidikan kasus tersebut, sedikitnya tiga orang saksi telah dimintai keterangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rizieq syihab

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top