Korupsi KTP Elektronik: Belum Ada Tersangka Baru

KPK menyatakan belum ada tersangka baru dalam dugaan korupsi proyek pengadaan E-KTP.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 21 Desember 2016 15:57 WIB
Petugas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) melakukan pencetakan KTP Elektronik (E-KTP) di kantor Dukcapil Kota Tangsel, Serpong, Tangerang Selatan, Banten - Antara

Kabar24.com,JAKARTA – KPK menyatakan belum ada tersangka baru dalam dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pihaknya belum menemukan indikasi tersangka baru dari keterangan 200 orang saksi yang telah diperiksa oleh lembaga anti-rasuah itu.

“Ini belum ada ya, sampai saat ini saya belum tanda tangan [penetapan tersangka baru],” ujar Saut di Gedung KPK, Rabu (21/12/2016).

Senada, Juru Bicara KPK Febri Diansyah membeberkan, bahwa pihaknya akan terus memeriksa sejumlah pihak yang diduga terkait dengan proyek itu.

“Tapi, tentu untuk e-KTP kita semakin intensif untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terhadap swasta, anggota DPR termasuk mantan anggota DPR. Kita berharap dalam waktu cepat bisa proses lebih lanjut kasus e-KTP ini,” ujarnya.

Sehubungan dengan kasus yang merugikan negara hingga triliunan rupiah itu, KPK memang baru menetapkan dua tersangka, mereka adalah Mantan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Irman dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri‎, Sugiharto.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpk, ktp elektronik

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top