Bisnis Indonesia 20 Desember, Seksi Market: Emiten Migas Tancap Gas

Berikut ringkasan headlines Bisnis Indonesia edisi cetak Selasa, 20 Desember 2016. Seksi Market, emiten migas tancap gas.
Priyo Susilo | 20 Desember 2016 05:57 WIB
Bisnis Indonesia Cetak Edisi Selasa, 20 Desember 2016 Seksi Market - epaper.bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ringkasan headlines Bisnis Indonesia edisi cetak Selasa, 20 Desember 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silakan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Market

Hal 13. TARGET 2017 ; Emiten Migas Tancap Gas

Proyeksi harga minyak mentah dunia menembus US$60 per barel, membuat emiten komoditas minyak dan gas ancang-ancang tancap pedal gas mengejar target kinerja perseroan.

Hal 14. RIGHTS ISSUE GREN ; Identitas Investor Dipertanyakan

Aksi rights issue yang direncanakan PT Evergreen Invesco Tbk. belum juga mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan.

Hal 15. EMITEN KAWASAN INDUSTRI ; Menanti Hoki Investasi Luar Negeri

Penjualan lahan industri pada tahun depan diprediksi dalam tren bullish. Laju arus modal asing atau foreign direct investment yang diestimasi mengucur lebih deras bakal menjadi penopang penjualan lahan.

Hal 16. KOMODITAS LOGAM ; Terhempas Sentimen China

Harga logam mendapatkan sentimen negatif dalam waktu dekat akibat melemahnya industri properti di China. Namun, nilai jual masih berpotensi meningkat pada 2017 seiring dengan meningkatnya permintaan.

Hal 17-20. Tabel Bursa & Moneter

Hal 21. IKNB SYARIAH ; Aset Industri Melonjak 38%

Aset Industri Keuangan Non Bank Syariah per Oktober 2016 mencapai Rp85,47 triliun, atau tumbuh 38,75% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu Rp61,6 triliun.

Hal 22. LITERASI KEUANGAN ; Mengikis Kesenjangan di Banten

Sepertinya, langkah pemerintah Provinsi Banten untuk mengurangi kesenjangan literasi keuangan di Banten masih harus diuji lagi. Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Banten, Tim Kerja Satgas Waspada Investasi, dan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) dinilai masih belum mampu mengikis kesenjangan yang ada.

Hal 23. EFEK THE FED ; Bankir Menahan Diri Perang Bunga Dana

Meskipun prediksi kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) tahun depan bakal mempengaruhi likuiditas perbankan dalam negeri, tetapi bankir menilai perang suku bunga tak akan terjadi.

Hal 24. PERMINTAAN KREDIT RENDAH ; Rentabilitas Bank Bakal Menyusut

Kemampuan bank dalam menghasilkan laba atau rentabilitas pada 2017 bakal mendapat tantangan dari sisi permintaan kredit setelah pada tahun ini dipengaruhi oleh kenaikan pencadangan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
headlines bisnis indonesia, Bisnis Indonesia 30 Tahun

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top