Indonesia Kutuk Serangan Teror di Yordania

Pemerintah Indonesia mengutuk serangan teror di Karak, Yordania , pada 18 Desember 2016 yang menewaskan 10 orang, dan menyebabkan 34 orang lainnya mengalami luka-luka.
Lili Sunardi | 20 Desember 2016 14:38 WIB
Polisi Yordania usai melakukan operasi pengamanan di Kastil Karak, 19 Desember 2016. - Reuters/Muhammad Hamed

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah Indonesia mengutuk serangan teror di Karak, Yordania , pada 18 Desember 2016 yang menewaskan 10 orang, dan menyebabkan 34 orang lainnya mengalami luka-luka.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Luar Negeri menyebut Pemerintah Indonesia mengecam segala bentuk aksi teror, termasuk yang terjadi di Karak, Yordania. Serangan teror itu telah mengakibatkan 10 orang tewas, termasuk petugas keamanan, dua orang warga sipil, dan seorang turis asal Kanada.

“Pemerintah dan rakyat Indonesia menegaskan solidaritasnya kepada Yordania dalam memerangi tindak terorisme dalam berbagai bentuknya,” demikian isi keterangan resmi Kementerian Luar Negeri, Selasa (20/12/2016).

Pemerintah Indonesia menilai serangan teror di Karak, Yordania, merupakan ancaman bersama yang nyata, dan dapat terjadi di berbagai wilayah dunia. Untuk itu, diperlukan kerja sama internasional yang lebih erat dalam penanggulangan persoalan terorisme.

Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Yordania, memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam serangan di Karak, Yordania. Pemerintah pun akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan, untuk memastikan kondisi seluruh warga negara Indonesia.

Meski demikian, pemerintah tetap meminta seluruh warga negara Indonesia yang berada di Yordania meningkatkan kewaspadaannya, terutama saat berada di pusat keramaian atau objek wisata.

Selain itu, pemerintah juga meminta seluruh warga negara Indonesia untuk saling memonitor keberadaan dan keamanan bersama, serta selalu melakukan kontak dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Sembilan orang, termasuk seorang turis Kanada, tewas, Minggu (18/12/2016) setelah sejumlah orang bersenjata baku tembak di dalam dan sebuah kastil abad pertengahan di Yordania. Empat personel polisi juga tewas ketika beberapa pria bersenjata melepaskan tembakan di Kota Karak di pegunungan Jordania sebelum berlindung di kastil tersebut, kata polisi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
terorisme, yordania

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top