KERJA SAMA PERTAHANAN: Kemhan Jajaki Hubungan dengan Swedia

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Menteri Pertahanan Kerajaan Swedia Carl Anders Peter Hultqvist sepakat untuk bekerjasama dalam bidang pertahanan. n
Edi Suwiknyo | 20 Desember 2016 23:04 WIB
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Menteri Pertahanan Kerajaan Swedia Carl Anders Peter Hultqvist sepakat untuk bekerjasama dalam bidang pertahanan. - ilustrasi/Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Menteri Pertahanan Kerajaan Swedia Carl Anders Peter Hultqvist sepakat untuk bekerjasama dalam bidang pertahanan. 

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan persetujuan antara kedua di Kementerian Pertahanan RI dengan Kementerian Pertahanan Kerajaan Swedia.  

“Kedua negara ingin meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral yang ada melalui kegiatan kerja sama di bidang pertahanan yang didasarkan pada prinsip-prinsip kesetaraan, saling percaya dan pengertian serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah dari kedua negara,” kata Ryamizard seperti dikutip dalam laman resmi Kemhan Selasa, Selasa (20/12/2016). 

Menurutnya, tujuan  persetujuan itu yakni memberikan kerangka umum untuk mendorong kerja sama bilateral di bidang pertahanan, termasuk kerja sama antar militer berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan, timbal balik dan saling menguntungkan. 

Adapun lingkup kerja sama yang telah disepakati oleh kedua negara yakni Pertama, pertukaran informasi dan pengalaman isu-isu yang menjadi mencakup aspek politik-militer dan isu keamanan maritim internasional.

Kedua, pertukaran informasi dan praktik terbaik serta memajukan kerja sama antar instansi masing masing pihak di bidang penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta lembaga terkait lainnya.

 Ketiga, pengembangan kerja sama dan pertukaran pengalaman di bidang dukungan logistik dan pemeliharaan. 

Keempat, pendukungan dan pengembangan kerja sama dalam bidang industri pertahanan yang dapat mencakupi transfer teknologi, penelitian bersama, produksi bersama, pemasaran bersama dan juga jaminan kualitas. 

Kelima, pengembangan dan peningkatan pelatihan dan pendidikan di bidang pertahanan dan militer pada semua tingkatan, termasuk personel sipil pada Kementerian Pertahanan. Keenam, pengembangan kegiatan yang mengarah pada kerja sama dalam kedokteran militer dan pelayanan kesehatan militer. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri pertahanan, kementerian pertahanan

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top