BOM PANCI DAN PENGALIHAN ISU: Eko Patrio Merasa Dicatut Tujuh Media Online Ini

Eko Patrio alias Eko Hendro Purnomo mengaku namanya dicatut tujuh media online terkait pernyataan soal penangkapan teroris dan pengalihan isu.
Newswire | 20 Desember 2016 11:18 WIB
Eko Patrio - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Eko Patrio alias Eko Hendro Purnomo mengaku namanya dicatut tujuh media online terkait pernyataan soal penangkapan teroris dan pengalihan isu.

Pelawak yang menjadi anggota DPR RI ini belum memutuskan untuk melaporkan tujuh media yang mencatut namanya dalam pemberitaan, ke polisi.

"Belum dilaporkan (ke polisi)," kata kuasa hukum Eko, Firman Nurwahyu, di Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Pasalnya, pihaknya masih mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke polisi atau ke Dewan Pers.

"Kami harus memilih apakah lapor ke polisi atau Dewan Pers. Soalnya Dewan Pers tidak menangani pengaduan yang diajukan ke polisi. Saat ini data masih dikumpulkan oleh tim lawyer kami," ujarnya.

Tujuh media yang diduga membuat pemberitaan yang mencatut nama Eko yaitu Satelitnews, Ambiguistik Media Broadcast, bk75, Lemahireng, Vionnalie1, HealMagz dan Selatpanjangpos.

Eko mengaku tidak pernah diwawancarai oleh tujuh media daring tersebut yang memberitakan dirinya berpendapat bahwa pengungkapan kasus terorisme di Bekasi adalah pengalihan isu.

Pada Jumat (16/12), Eko bersama kuasa hukumnya pun mendatangi kantor Bareskrim Polri untuk mengklarifikasi kepada penyidik Bareskrim soal pemberitaan di beberapa media daring yang dinilainya tidak benar.

Eko menilai adanya kasus ini merupakan upaya fitnah yang ditujukan kepada dirinya dan Polri.

"Ini adalah bagian dari fitnah dzalim yang ditujukan kepada saya dan Kepolisian," kata Eko yang juga komedian ini.

Dalam berita di sejumlah media online, komedian itu disebut-sebut mengatakan pengungkapan kasus terorisme di Bekasi merupakan pengalihan isu dari kasus yang mendera Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
eko patrio, bom panci

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top