Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jateng Tawarkan Calon Investor Semua Potensi Daerah

Jawa Tengah menawarkan kepada seluruh calon investor mengenai potensi daerah, kekayaan sumber daya alam serta infrastruktur yang kian membaik.
Lawang Sewu/www.tempatwisataid.com
Lawang Sewu/www.tempatwisataid.com

Kabar24.com, SEMARANG—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menawarkan kepada seluruh calon investor mengenai potensi daerah, kekayaan sumber daya alam serta infrastruktur yang kian membaik.
 
Provinsi yang berpenduduk 33,5 juta jiwa itu menjadi incaran para investor seiring dengan ketersedian lahan, upah buruh lebih rendah dibandingkan wilayah Jabodetabek serta adanya tenaga kerja yang memadai.

Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menjelaskan calon investor maupun investor yang memiliki kepeminatan menanamkan modal di Jateng bisa mendapatkan informasi lengkap dalam acara Central Java Investment Business Forum atau SJIBF di Jakarta pada Senin (21/11) pekan depan.

Dia menjelaskan agenda tahunan itu memberikan kesempatan kepada para investor untuk mengetahui lebih detail apa saja potensi serta sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan industri tersebut.

“Kami pamerkan segala potensi yang ada di Jateng, diikuti 35 kabupaten/kota. Mereka akan paparkan potensi masing-masing,” terangnya saat ditemui Bisnis, Rabu (16/11).

Selain potensi daerah, kata Sujarwanto, para kepala daerah dan pejabat terkait diminta untuk menerangkan tentang perbaikan pelayanan publik dan informasi ketenagakerjaan.
 
Perihal target investasi yang masuk dalam forum itu, pihaknya belum berani menyebutkan angka.

Mengacu acara serupa tahun lalu, ada sekitar 33% kepeminatan yang serius berinvestasi di Jateng dengan angka sekitar Rp70 triliun.
 
“Kami harapkan bukan besaran kepeminatan, tapi lebih pada keseriusan orang yang berminat investasi di Jateng,” terangnya.
 
Data BPMD Jateng pada Triwulan III/2016, investasi penanaman modal asing diangka US$803 juta atau setara Rp10,8 triliun dengan jumlah proyek sebanyak 695.

Adapun, penanaman modal dalam negeri atau PMDN mencapai angka Rp9,8 triliun dengan proyek sebanyak 682.
“Tahun ini kami targetkan investasi Rp27,5 triliun. Saya harapkan bisa terealisasi sampai akhir tahun. Tahun depan kami targetkan Rp30,5 triliun,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Muhammad Khamdi
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper