Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenlu Filipina: Amerika Masih Jadi Negara Sahabat

Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay menyatakan negaranya tetap menjadi sahabat Amerika Serikat, namun tidak akan akan memiliki sikap tunduk lagi sambil mencoba mejalin hubungan dengan negara-negara lain.nn
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 22 Oktober 2016  |  21:59 WIB
Rodrigo Duterte
Rodrigo Duterte "Trump dari Timur" - Reuters

Bisnis.com, MANILA -- Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay menyatakan negaranya tetap menjadi sahabat Amerika Serikat, tetapi tidak akan akan memiliki sikap tunduk lagi sambil mencoba mejalin hubungan dengan negara-negara lain.

Komentar Yasay tersebut dilontarkan dua hari setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan "pemisahan" Manila dengan Washington.

Dalam sebuah posting di laman Facebook-nya, Yasay menjelaskan bahwa pernyataan Duterte tersebut bukan berarti pemutusan hubungan kedua negara secara diplomatik. Menurutnya, yang dimaksud Duterte adalah melepaskan diri dari pola pikir yang sangat tergantung pada AS baik ekonomi maupun militer.

Yasay mengungkapkan Duterte juga telah mengatakan hal yang tidak kalah keras terhadap Presiden China Xi Jinping dan para pemimpin China lainnya saat kunjungannya ke Beijing . "Jika mereka tidak bersedia untuk memberikan dukungan, Filipina akan menentukan nasibnya sendiri," ujarnya menirukan Duterte seperti dikutip Reuters, Sabtu (22/10/216).

Adapun posting Facebook tersebut seakan mencoba meredam ketegangan yang terjadi setelah pernyataan Duterte terhadap AS. Pasalnya, pernyataan tersebut dikhawatirkan mengganggu keseimbangan geopolitik di negara tersebut di mana China dan AS berlomba-lomba menancapkan pengaruhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika filipina duterte

Sumber : reuters

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top