Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Serangan Lanjutan, Wisatawan Thailand Dihimbau Berhati-Hati

Kementerian Luar Negeri Jerman mengingatkan adanya potensi serangan lebih jauh yang akan menghantam Thailand setelah serangkaian ledakan di beberapa lokasi wisata di negara tersebut.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 12 Agustus 2016  |  15:17 WIB
Potensi Serangan Lanjutan, Wisatawan Thailand Dihimbau Berhati-Hati
Polisi menyelidiki lokasi ledakan bom di Hua Hin, wilayah selatan Bangkok, Thailnad. Foto diambil dari video (12/8/2016). - Reuters/ReutersTV
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA—Kementerian Luar Negeri Jerman mengingatkan adanya  potensi serangan lebih jauh yang akan menghantam Thailand setelah serangkaian ledakan di beberapa lokasi wisata di negara tersebut.

Para wisatawan diimbau untuk selalu waspada. Thailand merupakan tujuan wisata populer di Jerman.

Dua orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam ledakan yang menargetkan tiga lokasi wisata di negara tersebut pada Kamis malam (11/8/2016) dan Jumat dini hari (12/8/2016) beberapa hari setelah pemilihan Thailand terkait referendum untuk menerima konstitusi yang didukung militer.

 “Potensi serangan lebih lanjut tidak bisa dikesampingkan. Oleh karena itu kementerian luar negeri menyarankan kehati-hatian ekstra. Orang-orang yang berkunjung ke Thailand disarankan untuk menghindari tempat-tempat umum dan keramaian,” sebut pihak Kementerian Jermain seperti dikutip dari Reuters.

Pihak kementerian Jerman juga mengkonfirmasi tiga warganya terluka dalam serangan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisatawan thailand ledakan

Sumber : Reuters

Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top