Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketua Korpri: PNS Tak Usah Galau Soal Rasionalisasi Jumlah PNS

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tanah air agar tidak galau menghadapi rencana rasionalisasi atau penataan PNS yang kini dikembangkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 09 Juni 2016  |  14:40 WIB
Ketua Korpri: PNS Tak Usah Galau Soal Rasionalisasi Jumlah PNS
Pegawai negeri sipil (PNS). - Ilustrasi/Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Tanah Air agar tidak galau menghadapi rencana rasionalisasi atau penataan PNS yang kini dikembangkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Ketua Umum KORPRI Zudan Arif Fakhrullah mengatakan Presiden Joko Widodo telah menegaskan yang akan terjadi adalah rasionalisasi alamiah melalui pertumbuhan negatif atau negative growth.

“Presiden tadi mencontohkan, misalnya yang pensiun 100.000 PNS, maka pengangkatan baru cukup 40.000 atau tidak lebih dari 50%. Jadi, ini yang disebut dengan negative growth, pertumbuhannya negatif. Sehingga secara alamiah PNS kita akan berkurang,” kata Zudan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kamis (9/6/2016).

Zudan menambahkan kalau setiap tahun jumlah PNS berkurang secara alamiah sebanyak 300.000 orang dan hanya diisi 60.000-100.000 orang, maka dalam waktu 4-5 tahun ke depan jumlah anggaran negara akan berkurang cukup besar. Sehingga, lanjutnya, efisiensi bisa dilakukan secara alamiah.

“Ini yang ditekankan oleh Bapak Presiden, sehingga semua PNS di seluruh Indonesia agar tetap tenang dan bekerja dengan baik karena yang dilakukan adalah negative growth,” tegas Zudan.

Dari catatannya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyampiakan dalam 5 tahun ke depan jumlah PNS yang akan pensiun mencapai 700.000 orang. Sementara jumlah PNS saat ini mencapai sekitar 4,4 juta orang.

Mengenai jumlah ideal PNS yang dibutuhkan, Ketua Umum KORPRI itu menyebutkan, saat ini sedang dilakukan dilakukan pemetaan secara mendalam dan sungguh-sungguh karena Indonesia yang sangat beragam, ditambah semua kementerian masih memetakan kebutuhannya.

Ketua Umum Korpri mengemukakan, Presiden akan memberikan pengarahan kepada seluruh pengurus Korpri yang ada di 514 Kabupaten/kota dan 34 provinsi seluruh Indonesia usai Lebaran.

Dia menyebutkan semua Ketua Korpri di daerah akan diundang guna mengikuti pengarahan dari Presiden, agar di dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan bisa dilakukan secara lebih tepat, lebih bagus, lebih cepat, sehingga kualitas pelayanan publik meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korpri
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top