Satpol PP Diminta Jadi Juru Rayu, Bukan Tukang Tendang

"Satpol PP harus jadi \'juru rayu\', jangan gunakan kekerasan saat menghadapi rakyat," kata gubernur dalam pidatonya pada Apel Siaga Gabungan Satpol PP se-Sulsel dalam rangka menyambut bulan Ramadhan di Makassar, Kamis (2/6/2016).
Newswire | 02 Juni 2016 09:40 WIB
Ilustrasi: Razia PKL oleh Satpol PP - Antara

Kabar24.com, MAKASSAR -Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP masih belum lepas dari citra keras terhadap rakyat. Kesan seperti itulah yang tampaknya ingin dihilangkan di Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengingatkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Sulsel tidak menggunakan kekerasan saat berhadapan dengan rakyat.

"Satpol PP harus jadi 'juru rayu', jangan gunakan kekerasan saat menghadapi rakyat," kata gubernur dalam pidatonya pada Apel Siaga Gabungan Satpol PP se-Sulsel dalam rangka menyambut bulan Ramadhan di Makassar, Kamis (2/6/2016).

Pendekatan persuasif, kata gubernur, perlu diutamakan dalam menghadapi berbagai permasalahan di masyarakat. "Rangkul masyarakat, jangan gunakan tendangan," katanya.

Gubernur juga meminta agar pada bulan Ramadan para anggota Satpol PP bekerja secara optimal untuk membantu mewujudkan suasana yang kondusif.

"Buat masyarakat merasa tenang dan nyaman dalam beribadah," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Satpol PP Sulsel Iqbal Suhaeb mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel memasuki bulan Ramadan 2016.

Pihaknya secara khusus akan menempatkan personel di titik-titik yang menjadi pusat ibadah dan perbelanjaan.

"Biasanya aktivitas di tempat-tempat tersebut meningkat, ini yang kita antisipasi," ujar Iqbal.

Sumber : Antara

Tag : satpol pp
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top