Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus La Nyalla: Politisi Gerindra Heran Kejaksaan Ngotot Jadikan La Nyalla Tersangka

Anggota Komisi III DPR Wenny Warouw mengaku heran dengan sikap ngotot Kejaksaan Tinggi menersangkakan Ketua Umum Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 26 Mei 2016  |  18:23 WIB
Kasus La Nyalla: Politisi Gerindra Heran Kejaksaan Ngotot Jadikan La Nyalla Tersangka
La Nyalla Mahmud Mattalitti/pssi - yus

Kabar24.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Wenny Warouw mengaku heran dengan sikap ngotot Kejaksaan Tinggi menersangkakan Ketua Umum Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti. Padahal, pengadilan sudah membatalkan penetapan tersangka yang dikeluarkan pihak kejaksaan selaku termohon dalam sidang praperadilan.

“Soal ini ada perbandingan ketika (kasus) BG (Budi Gunawan) dengan KPK, kok KPK langsung berhenti (kalah praperadilan). Seharusnya jaksa meniru langkah KPK pada praperadilan BG untuk kasus La Nyala. Praperadilan kalah, artinya harus ada sistem (kejaksaan) yang diperbaharui,” kata Wenny di Kompleks Parlemen, Kamis (26/5/2016).

Dikatakan politikus Gerindra itu, publik mulai bertanya-tanya terkait sikap Kejaksaan yang seakan menjadikan La Nyalla sebagai target operasinya.

“Sekarang justru orang menilai macem-macem, ada apa kejaksaan ngotot nguber La Nyalla, kan menjadi kasus lain jadinya,” sebut anggota dewan dapil Sulawesi Utara itu.

Ia menyarankan semua pemangku kepentingan untuk duduk bersama dalam satu forum mencari solusi, agar baik pihak pengadilan maupun kejaksaan dapat bersinergi dalam menegakan hukum di Indonesia.

“Bayangkan sudah 3 kali di-sprindik dan 3 kali pula diterima praperadilannya, mau berapa kali sprindik lagi dikeluarkan, justru akan menimbulkan kegaduhan hukum nantinya,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus korupsi la nyalla matalitti
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top