Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perekonomian Asean+6 Diproyeksi Capai US$23 Triliun

Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) antara negara-negara Asia Tenggara dinilai akan berperan penting terhadap perdagagan internasional dan mendorong pertumbuhan di Asia.n
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 09 Mei 2016  |  20:15 WIB
Perekonomian Asean+6 Diproyeksi Capai US$23 Triliun
Ilustrasi - asean.org
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA--Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) antara negara-negara Asia Tenggara dinilai akan berperan penting terhadap perdagagan internasional dan mendorong pertumbuhan di Asia.

Paul Skelton, Head of Commercial Banking HSBC Asia Pacific, menuturkan RCEP akan mengkolaborasikan 10 negara Asean dengan enam kekuatan ekonomi di sekitar kawasan tersebut, yakni Australia, Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, dan Korea Selatan.

"Para ekonom HSBC memperkirakan bahwa kesepakatan RCEP akan menghasilkan manfaat ekonomi sekitar US$600 miliar atau 1,8% dari PDB para anggotanya," tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/5).

Secara keseluruhan, lanjutnya, perekonomian RCEP menyumbang sekitar 27% dari perdagangan dunia dan memiliki PDB gabungan sekitar US$23 triliun.

"Kesepakatan RCEP akan menjadi katalis/pendorong utama bagi pertumbuhan perdagangan di Asia dan di wilayah yang lebih luas lagi," ujar Skelton.

RCEP dinilai dapat mendorong pengurangan hambatan perdagangan dan birokrasi bagi dunia bisnis di Asean+6.

Deregulasi tersebut, imbuhnya, menjadi arti penting bagi perusahaan yang sedang mencari pasar baru dan ingin bertumbuh.

Pembahasan RCEP terus diperdalam. Pada Juni 2016, negara-negara Asean+6 akan menggelar pertemuan di Selandia Baru.

Pertemuan di Auckland itu akan menjadi ajang pembicaraan kerangkan RCEP ke-13.

Pertemuan tersebut menjadi jembatan menjelang pertemuan puncak yang dijadwalkan akan diadakan di Laos pada September 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asean masyarakat ekonomi asean
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top