Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Paham Kandungan Bahan Pangan, Blitar Perketat Izin PIRT

Pemkot Blitar memperketat izin pangan industri rumah tangga (PIRT) menyusul temuan banyaknya pengusaha yang tidak memahami kandungan bahan dalam produknya.n
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 04 Mei 2016  |  20:12 WIB
Jajanan anak sekolah - Ilustrasi
Jajanan anak sekolah - Ilustrasi

Bisnis.com, KEDIRI - Pemkot Blitar memperketat izin pangan industri rumah tangga (PIRT) menyusul temuan banyaknya pengusaha yang tidak memahami kandungan bahan dalam produknya.

Pengetatan itu berupa penambahan syarat salinan sertifikat penyuluhan produk yang diajukan dan pemeriksaan laboratorium terhadap air bersih yang dipakai dalam pengajuan izin PIRT.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Blitar Harni Setyorini mengungkapkan banyak pemilik usaha yang tidak tahu apakah bahan yang dipakai sudah memenuhi syarat laboratorium. Hal itu diketahui ketika timnya melakukan uji sampling dan survei ke lokasi PIRT.

"Mereka beralasan ketika membeli bahan-bahan itu, kemasannya sudah bagus dan selama ini tidak bermasalah. Selain itu air yang digunakan dalam pengolahan panganan PIRT ternyata juga tidak mempunyai sertifikat layak konsumsi," ungkapnya dalam siaran pers Pemkot, Rabu (4/5/2016).

Menurutnya, penambahan syarat mutlak dilakukan untuk meningkatkan kualitas PIRT sekaligus sosialisasi standar hidup sehat di Kota Blitar. Dia menyebutkan izin PIRT di Kota Patria tahun ini masih didominasi industri olahan kue kering dalam kemasan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi umkm industri mamin kota blitar izin pirt
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top