Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GEMPA EKUADOR: Kerugian Ditaksir Capai Dua Miliar Dolar AS

Para petugas penyelamat di Ekuador sepertinya kehilangan harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat akibat gempa yang melanda negeri tersebut.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 20 April 2016  |  10:39 WIB
Presiden Ekuador Rafael Correa berjalan di antara puing usai gempa. - Reuters/Henry Romero
Presiden Ekuador Rafael Correa berjalan di antara puing usai gempa. - Reuters/Henry Romero

Bisnis.com, PEDERNALES, Ekuador— Para petugas penyelamat di Ekuador sepertinya kehilangan harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat akibat gempa yang melanda negeri tersebut.

Jumlah korban meninggal semakin bertambah mendekati angka 500 orang. Kejadian ini memperburuk keadaan ekonomi negara yang sebelumnya memang sudah rapuh.

Berharap akan adanya keajaiban, para anggota keluarga yang bingung memohon kepada tim penyelamat untuk mencari keluarga mereka yang hilang. Selain berusaha dengan tangan  kosong, para petugas mengerahkan seluruh tenaga seperti ekskavator termasuk bantuan hewan seperti anjing guna mencari para korban di antara puing-puing bangunan yang runtuh.

Jumlah korban meninggal hingga Selasa sore mencapai 480 orang. Namun, diprediksi angka ini akan  terus bertambah.

Berdasarkan perhitungan terakhir pemerintah setempat, gempa berkekuatan 7.8 skala Richter yang melanda negara tersebut pada Sabtu (16/4/2016) melukai lebih dari 4.000 orang. Sementara itu, sekitar 107 orang dilaporkan hilang.

Presiden Ekuador Rafael Correa mengatakan selain menimbulkan korban jiwa gempa tersebut juga menimbulkan kerugian sekitar US$2 miliar hingga US$3 miliar, dan bisa melemahkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut sekitar 2% hingga 3%.

 “Kita tidak boleh menipu diri sendiri. Ini akan  menjadi perjuangan panjang. Rekonstruksi bertahun-tahun, investasi jutaan dolar,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (20/4/2016).

Dia mengatakan untuk jangka pendek pihaknya akan membutuhkan puluhan juta dolar. Pertumbuhan ekonomi Ekuador sebelumnya diprediksi akan mendekati angka 0% tahun ini karena merosotnya penghasilan dari minyak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa ekuador orang hilang
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top