Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Siprus: Pembajakan Pesawat Mesir Tak Terkait Teroris

Aksi pembajakan pesawat Egyptair tujuan Kairo yang terbang dari Alexandria tidak terkait dengan aksi teroris, ujar Presiden Cyprus Nicos Anastasiades.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Maret 2016  |  17:05 WIB
Kabar24.com, JAKARTA-Aksi pembajakan pesawat Egyptair tujuan Kairo yang terbang dari Alexandria tidak terkait dengan aksi teroris, ujar Presiden Cyprus Nicos Anastasiades.
 
Sebanyak tujuh penumpang masih berada di pesawat setelah yang lainnya dibebaskan para pembajak setelah pesawat itu mendarat di bandara Siprus sebagimana dikutip Aljazeera.com, Selasa (29/3/2016).
 
Laporan awal menyebutkan pilot pesawat diancam oleh seorang penumpang yang mengenakan rompi bahan peledak. Akan tetapi Menteri Penerbangan Mesir, Sherif Fathy menyatakan belum bisa mengkonfirmasi berita itu.
 
Sedangkan Presiden Anastasiades menyatakan pembajak sepertinya punya motivasi pribadi sehingga aksi itu tidak terkait dengan aksi teroris.
 
Pihak EgyptAir menyatakan terdapat 81 orang dalam pesawat termasuk pilot dan awak kabin sebanyak tujuh orang.
 
Saat pesawat tengah mengudara, salah seorang penumpang membajak dan meminta pilot mengarahkan pesawat ke Bandara Larnaca, Siprus.
 
"Pilot mengatakan seorang penumpang mengaku memakai rompi berisi bahan peledak dan memaksa pesawat mendarat di Larnaca," sebut pernyataan Kementerian Penerbangan Sipil Mesir.
 
Pembajak menghubungi menara pengatur lalu lintas udara di Bandara Larnaca pada pukul 08.30 waktu setempat dan pesawat diberikan ijin mendarat pada pukul 08.50. Akan tetapi, belum jelas identitas pembajak, afiliasinya, dan tuntutannya.
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

siprus egyptair
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top