Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PESAWAT EGYPTAIR DIBAJAK: Pembajak Jadikan Bom Sebagai Sabuk

Penerbangan Egypt Air MS181 yang dibajak dalam penerbangan dari bandara Burg Al-Arab Alesandria tujuan Kairo, berisi 81 penumpang, ungkap pernyataan Kementerian Perhubungan Udara Mesir.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Maret 2016  |  14:50 WIB
Egyptair - egyptian/canadian/club.com
Egyptair - egyptian/canadian/club.com

Bisnis.com, JAKARTA - Penerbangan Egypt Air MS181 yang dibajak dalam penerbangan dari bandara Burg Al-Arab Alesandria tujuan Kairo, berisi 81 penumpang, ungkap pernyataan Kementerian Perhubungan Udara Mesir.

Kantor berita Bloomberg melaporkan Egypt Air MS181 dijadwalkan mendarat di Kairo pada Selasa (29/3/2016)  pukul 07.15 waktu setempat namun dibajak dan mendarat di Larnaka, Siprus.

Seorang pembajak dilaporkan pilot dengan bom yang dirangkai menjadi sabuk. Sejauh ini belum diketahui perkembangan lebih lanjut dari pembajakan pesawat Airbus A320 itu.

Sejak 2013, serangan militan terhadap Mesir meningkat, dan diakui pemerintah Mesir cukup mengganggu perbaikan ekonomi mereka.

Contoh paling terkenal di sana adalah saat pesawat terbang komersial Rusia ditembak jatuh di Sinai Mesir pada Oktober lalu, dalam serangan yang diakui ISIS menjadi hasil perbuatan mereka.

Pembajakan Egypt Air —flag carrier Mesir— cukup mengejutkan di tengah upaya banyak bandara internasional dunia meningkatkan kewaspadaan mereka, setelah Bandara Internasional Zaventem di Brussel, Belgia, dibom.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

egyptair

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top