Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Balikpapan Larang Penjualan LPG 3 Kg di Tingkat Pengecer

Pemerintah Kota Balikpapan akan menghapuskan penjualan LPG kemasan 3 Kg pada tingkat pengecer untuk menghindari penjualan LPG 3 Kg dengan harga lebih mahal daripada harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 18 November 2015  |  07:28 WIB
Pemkot Balikpapan Larang Penjualan LPG 3 Kg di Tingkat Pengecer
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Pemerintah Kota Balikpapan akan menghapuskan penjualan LPG kemasan 3 Kg pada tingkat pengecer untuk menghindari penjualan LPG 3 Kg dengan harga lebih mahal daripada harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan.

“Kami akan hapus penjual skala eceran ini, karena pengecer ini memberikan sumbangsih kepada kabar kelangkaan LPG 3 Kg yang sering diberitakan media,” tutur Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setdakot Sri Soetantinah, Rabu (18/11/2015).

Dia mengatakan penghapusan penjualan LPG 3 Kg pada skala eceran ini termasuk dalam rencana pengendalian dan pengawasan pembelian LPG 3 Kg yang kini tengah disusun oleh instansi-instansi terkait.

Dalam waktu dekat, rencana pengendalian dan pengawasan pembelian LPG 3 Kg ini akan ditetapkan dalam peraturan wali kota yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Kami akan gunakan kartu raskin dan izin usaha mikro kecil untuk data dasar penerima LPG 3 Kg. Perwali ini maksudnya untuk sosialisasi agar masyarakat tahu bahwa LPG 3 Kg itu sudah jelas peruntukkannya bagi warga kurang mampu,” tutup Tantin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan lpg 3 kg
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top